Band Hardcore 'Taring' Wakili Indonesia dalam Festival Metal Terbesar Dunia di Jerman

ARTIS | 22 Juni 2019 23:33 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Band hardcore asal Bandung, Taring akan tampil di Jerman pada Agustus mendatang. Band beranggotakan Hardy (vokal), Angga (gitar), Ferry (bass) dan Gebeg (drum) ini akan unjuk gigi dalam festival musik ekstrim terbesar di dunia, Wacken Open Air (WOA).

Taring menjadi band yang mewakili Indonesia dalam event tersebut. Bukan hal mudah bagi Taring bisa berangkat ke Jerman. Dalam kompetisi 'Wacken Metal Battle Indonesia 2019', Taring berhasil menyisihkan 206 band yang tersebar di 70 daerah di Indonesia.

Dalam babak final show yang digelar di Dome Balerame Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/6) malam, ada 10 nama band yang berhasil melaju ke babak ini. Sebanyak 10 finalis ini adalah Belantara (Bogor), Carnivored (Tangerang), Hellcrust (DKI Jakarta), Kaluman (Bandung), Kapital (Kutai Kartanegara), Katzenmeister (Bandung), Over Power (Kediri), Paint In Black (Lampung), Taring (Bandung) dan Wafat (Surabaya).

Dari sepuluh band yang masuk babak final show, telah dilakukan penilaian oleh dewan juri yakni Man (Jasad), Arian13 (Seringai) dan Luuk Van Gestel (Doomstar Bookings, Belanda). Mereka menilai seluruh band berdasarkan kualitas karya mereka. Finalis yang berhasil melaju ke 10 besar akan tampil secara live. Hingga akhirnya dewan juri memutuskan 'Taring' mendapatkan poin tertinggi dan berhak mendapat tiket untuk berangkat ke Jerman.

Juara di Wacken Metal Battle Indonesia 2019, Taring Akan Manggung di Jerman/instagram @dcdc.official ©2019 Merdeka.com

Drummer Taring, Gebeg tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dia mengaku tidak menyangka bisa berangkat ke Jerman.

"Engga nyangka band Bandung bisa tampil disana. Apalagi Wacken Open Air merupakan festival musik metal terbesar di dunia," kata Gebeg seusai acara.

Gebeg mewakili rekan-rekannya berjanji akan menampilkan yang terbaik saat tampil di Jerman pada Agustus mendatang. Apalagi band-nya membawa nama Indonesia.

"Pokoknya terima kasih semuanya, Saya akan berjuang habis-habisan mewakili Bandung dan Indonesia di pentas Wacken Open Air," ungkap Gebeg.

Juara di Wacken Metal Battle Indonesia 2019, Taring Akan Manggung di Jerman/instagram @dcdc.official ©2019 Merdeka.com

Perwakilan DCDC, Danny Hartono mengatakan, gelaran Wacken Metal Battle Indonesia 2019 ini terselenggara berkat kerjasama antara DjarumCoklatDotCom (DCDC), ATAP Promotions dan The Metal Rebel. Lewat program DCDC Dream World, pihaknya ingin mewadahi cita-cita musisi atau band tanah air yang ingin melebarkan sayap ke kancah internasional.

"Lewat Wacken Metal Battle ini kita ingin mendukung indie movement di Indonesia," katanya.

Rencananya, Taring akan berangkat ke Jerman pada akhir Juli 2019. Sebab acara Wacken Open Air (WOA) ini akan digelar pada 1-4 Agustus 2019. Dalam gelaran tahun ini pun akan semakin spesial karena di tahun ini mereka genap berusia 30 tahun.

"Jadi akan ada beragam konten khusus yang mereka garap untuk merayakan usia yang menginjak tiga dekade ini. Jadi boleh dibilang ini edisi terbaik, ibaratnya naik hajinya umat metal sedunia. Lewat festival WOA ini harapan kita, mereka (Taring) bisa banyak belajar dari pentas (dunia)," ucapnya.

Sementara itu Perwakilan Atap Promotions Uwie Fitriani mengatakan, untuk event 'Wacken Metal Battle Indonesia 2019' ini digelar untuk yang ketiga kalinya. Acara tahunan Wacken Metal Battle Indonesia digelar berturut-turut sejak 2017.

Di setiap tahun penyelenggaraannya kata Uwie ada ratusan band beraliran musik ekstrim dari berbagai daerah di tanah air melibatkan diri untuk terlibat di ajang ini. Seluruhnya memiliki tujuan utama yang sama, yaitu merebut tiket menuju Jerman.

"Untuk tahun ini ada 206 band dari 70 kota mengikuti Wacken Metal Battle Indonesia 2019. Band terjauh itu dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.. Temen-temen dari luar Jawa banyak yang join," ungkapnya.

Menurut Uwie, Wacken Metal Battle Indonesia merupakan salah satu agenda spesial yang paling ditunggu, karena ajang ini memiliki nilai historis yang tinggi dan memiliki atmosfer yang berbeda dari acara lainnya. Setiap band dituntut untuk siap dan maksimal dalam segala hal, baik secara musikalitas, mentalitas, profesionalitas dan lain-lain. Seluruh aktivitas terkait Wacken Metal Battle Indonesia 2019 dimonitor oleh tim Steering Committee, yaitu Ebenz (Burgerkill), Addy Gembel (Forgotten) dan Kimung.

"Kita juga berharap setelah mereka (Taring) pulang dari Wacken, mereka dapat menampilkan karya lebih baik," pungkasnya. (mdk/end)

Baca juga:
Lagu Indonesia Raya Berkumandang Setiap Pagi di Mal Ini
Rilis single 'Lamar' the kadrijimmo gandeng charly van houten
Pilotz Rilis Single 'Kita Terluka' Dengan Formasi Baru
Mahaka Radio Integra Bakal Kolaborasi dengan Recording Company dan Musisi Lokal
Pilotz Rilis Lagu Baru 'Kita Terluka'
Sabyan Gambus Rilis Single Idul Fitri
Emily Young Siap Ramaikan Jagat Industri Musik Tanah Air

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.