Bertemu Menlu Retno Marsudi, Raffi Ahmad dan Nagita Ingin Jadi Diplomat?

ARTIS | 3 April 2019 12:11 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berkesempatan untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Berbeda dengan bintang tamu seperti biasanya dari kalangan artis, kali ini Raffi Ahmad berbincang dengan pejabat negara selevel menteri.

Perbincangan Raffi Ahmad dan Nagita bersama Menlu Retno Marsudi diunggah di kanal youtube Rans Entertainment, (1/4).

Raffi Ahmad dan Nagita berbincang dengan Menlu Retno Marsudi ©2019 Merdeka.com

Awalnya Raffi Ahmad menanyakan seputar perjalanan karier Retno Marsudi. Sebelum menjadi Menlu, Retno merupakan duta besar yang ditempatkan di negeri kincir angin, Belanda. Hingga pada akhirnya, Retno ditelepon oleh orang istana yang memintanya datang ke Jakarta.

"Tapi nyangka engga waktu itu Pak Jokowi menunjuk ibu jadi Menlu, gimana itu?" tanya Raffi Ahmad.

"Engga nyangka banget. Masih inget banget, waktu itu menjelang magrib posisi mau pulang ke rumah ditelepon, 'mbak, bapak (Presiden Jokowi) pesen pulang cari tiket, enggak usah tanya, enggak usah apa-apa, pokoknya cari tiket. Oke cari tiket, enggak usah tanya ke siapa-siapa," jelas Retno Marsudi menirukan orang istana yang meneleponnya.

Hingga akhirnya, Retno tiba di Jakarta dan diminta langsung menghadap Presiden pada malam harinya. Hingga kemudian Retno pun diberikan amanah untuk menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada akhir tahun 2014.

Karier moncer Retno Marsudi membuat Raffi Ahmad penasaran. Dia pun meminta tips dari Retno Marsudi menjadi seorang diplomat. Terutama bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi diplomat.

"Cita-cita jadi diplomat itu mulia banget. Aku bilang bahwa kita ini adalah orang-orang paling depan untuk membela negara," kata Retno.

Raffi Ahmad dan Nagita berbincang dengan Menlu Retno Marsudi ©2019 Merdeka.com

Seorang diplomat harus memiliki kemampuan diplomasi, pengetahuan yang baik. Termasuk penguasaan bahasa internasional.

"Diplomat itu tugasnya menjadikan sesuatu yang dalam kondisi sesulit apapun menjadi lebih baik. Misalnya udah mau perang, diplomat ini masih bisa bertahan, tunggu dulu jangan perang dulu, biar gue ajak ngobrol dulu, biar gue yang maju dulu. Tapi kalau sudah enggak bisa, udah enggak ketemu, ya sudah," ungkap Retno Marsudi kepada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

(mdk/end)