Deretan Artis Indonesia Cantik Pernah Alami Gangguan Kesehatan Saat Hamil

ARTIS | 16 Oktober 2019 11:30 Reporter : Astri Agustina

Merdeka.com - Saat sedang dalam kondisi hamil, ada beberapa artis Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan. Atas gangguan kesehatan yang dialami itu, ada yang mengalami keguguran.

Gangguan kesehatan saat kehamilan ini tentu saja harus membuat para artis ekstra sabar dan ikhlas menghadapinya.

Dilansir dari Liputan6.com, ada lima artis Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan saat hamil. Berikut ulasannya.

1 dari 6 halaman

Aura Kasih

Pelantun tembang 'Mari Bercinta' yakni Aura Kasih mengalami gangguan kesehatan saat kehamilan. Ia pun harus melahirkan lebih cepat dua minggu dar perkiraan.

Alasannya, air ketuban Aura kering. Hal tersebut membuat Aura kekurangan cairan ketuban atau biasa disebut dengan istilah oligohidramnion.

Meski harus melahirkan lebih cepat, Aura beserta sang bayi cantiknya yakni Arabella berada dalam kondisi sehat.

2 dari 6 halaman

Ashanty

Ashanty pernah mengalami keguguran sebanyak dua kali. Salah satu penyebab keguguran Ashanty karena adanya pengentalan darah.

Akibat pengentalan darah itu, asupan gizi tidak bisa sampai ke janin Ashanty karena terhalang gangguan tersebut.

Meski begitu, anak-anak Ashanty yakni Asry dan Arsya dalam kondisi sehat.

3 dari 6 halaman

Asri Welas

Asri Welas pernah mengalami kekurangan air ketuban. Ia harus diinfus untuk menambah air ketuban. Ia pun dirawat beberapa kali di rumah sakit karena masalah ini.

Bersyukurnya, Asri bisa melahirkan anak ketiganya bernama Renzo Gibrar Ridharaharja lancar dengan persalinan operasi caesar.

4 dari 6 halaman

Cynthia Lamusu

Cynthia Lamusu melahirkan lebih cepat satu bulan dari tanggal yang diprediksi. Hal tersebut dilakukan karena tekanan darah tinggi dialami Cynthia.

5 dari 6 halaman

Marissa Nasution

Marissa pernah hamil anak kembar. Sayangnya ia harus kehilangan satu bayi saat mengandung karena gangguan twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS).

Gangguan tersebut membuat janin di tubuh Marissa harus berbagi satu plasenta yang mengakibatkan suplai darah ke tubuh bayi menjadi tidak seimbang sehingga salah satu janin bayi tersebut meninggal.

6 dari 6 halaman