Digeledah Polisi, Isi Tas Mpok Alpa Bikin Kaget Ada Telur Asinnya

Digeledah Polisi, Isi Tas Mpok Alpa Bikin Kaget Ada Telur Asinnya
ARTIS | 10 Februari 2020 13:30 Reporter : Endang Saputra

Merdeka.com - Tim Raimas Backbone Polres Jakarta Timur menggerebek studio Opera Van Java (OVJ). Seorang artis yaitu Carolina atau Mpok Alpa yang diduga membawa narkoba jenis sabu. Namun saat penggeledahan tersebut isi tasnya berisi telur asin.

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Aipda MP Ambarita. Rupanya aksi tersebut dilakukan kepada Mpok Alpa, ini merupakan prank yang dilakukan oleh tim OVJ bekerjasama dengan tim Raimas Backbone untuk mengerjaiMpok Alpa.

1 dari 7 halaman

Periksa Barang-Barang Mpok Alpa

Aipda Ambarita akhirnya meminta untuk memeriksa barang milik Mpok Alpa yang dalam hal itu adalah tas pribadinya. Mpok Alpa yang merasa tak bersalah pun memanggil manajernya, Toge untuk membawa tas nya ke dalam studio.

"Boleh saya periksa barang-barang mbak," kata Ambarita.

"Boleh pak boleh ambil," jawab Mpok Alpa.

"Toge bawa tas gua, kalau perlu mObil gua bawa kemari, demi allah pak saya enggak pakai-pakai gituan, ngapain saya boong," kata Mpok Alpa sambil menangis.

"Agak tegang santai saja kalau memang enggak ada," kata Ambarita.

"Maaf pak emang saya orangnya emosian," timpal Mpok Alpa.

2 dari 7 halaman

Tas Mpok Alpa

Tas Mpok Alpa pun langsung dibawa ke dalam studio dan dilakukan pemeriksaan.

"Saya jelaskan dulu ya, tadi sore saya menangkap bandar narkoba, setelah saya periksa, periksa, saya naikkan ke atas dari siapa pembelinya buntu, terus saya periksa lagi sesuai pemeriksaan handphonenya dia ada jual salah satu di sini dan bandarnya menunjuk ke mbak," kata Ambarita.

"Ke saya emang dia siapa sih pak," kata Mpok Alpa sambil menunjuk orang yang diduga bandar narkoba itu.

"Bisa saya periksa mas," kata Ambarita.

"Boleh bang periksa saja," kata Mpok Alpa.

"Keluarin saja sendiri," kata Ambarita

"Masa saya yang ngeluarin si pak," kata Mpok Alpa.

3 dari 7 halaman

Mengeluarkan Isi Tasnya

Mpok Alpa pun mengeluarkan satu per satu barang di dalam tas nya.

"Ini kontrak saya pak, ini obat-obat saya ada telur asin, dompet, handphone, ini minuman saya pak, enggak ada pak boleh dicek," kata Mpok Alpa.

"Boleh saya lihat," kata polisi

"Boleh pak," jawab mpok alpa.

4 dari 7 halaman

Menangis

Merasa tak bersalah, Mpok Alpa yang kala itu disudutkan pun langsung menangis. Hingga akhirnya saat sedang mengeluarkan satu per satu barang di tas nya, Mpok Alpa kaget ada sebuah plastik kecil.

Keberadaan plastik kecil yang merupakan 'narkoba' itu semakin membuat Mpok Alpa histeris. Mpok Alpa terus meyakinkan Aipda Ambarita bahwa dirinya tak menggunakan narkoba.

5 dari 7 halaman

Berisi Garam

Denny menjelaskan, 'sesuatu' yang nantinya bakal ditudingkan sebagai narkoba di dalam tas Mpok Alpa sebenarnya merupakan garam.

"Ini isinya garem tuh. Jadi kita akan taruh di sini belakang map ini. Nanti saya abis ini akan masuk ke dalem Bang. Nanti Abang ceritanya melakukan razia dan ada satu lagi yang ke tangkep, ceritanya Mpok Alpa ini baru beli dari bandar," terang Denny.

6 dari 7 halaman

Prank

Pada video di saluran YouTube Trans7 Travel Living Adventure dengan tajuk 'Aipda Ambarita & Raimas Backbone Gerebek Studio OVJ - Opera van Java', para tim OVJ akan melakukan prank kepada Mpok Alpa.

"Di dalam sketsa tetap berjalan tapi sebenarnya Mpok Alpa gak tahu OVJ episode malam ini akan ngerjain dia. Hari ini kita akan ngeprank Mpok Alpa," kata Denny Cagur.

mpok alpa

Mpok Alpa TRANS7 Travel Living Adventure 2020 Merdeka.com

7 dari 7 halaman
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami