Fakta-Fakta Soal Pemindahan Galih Ginanjar ke Sel Tikus oleh Polisi

ARTIS | 7 Agustus 2019 09:19 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Tersangka kasus ikan asin, Galih Ginanjar resmi ditahan pihak kepolisian di Rutan Polda Metro Jaya sejak Juli lalu. Galih ditahan karena kasus pencemaran nama baik kasus video ikan asin yang dilaporkan oleh mantan istrinya Fairuz A Rafiq.

Beberapa pekan berada di balik jeruji besi, membuat Galih harus dipindahkan ke sel tikus. Pemindahan ini merupakan sanksi kepada Galih Ginanjar, pasca beredarnya video berisi permintaan maafnya yang dibuat dari balik Rutan Polda Metro Jaya.

Video permintaan maaf Galih diunggah di akun instagram sang pengacara Farhat Abbas. Dalam video itu tampak Farhat Abbas sedang bersama dengan Galih Ginanjar. Berikut fakta-fakta tentang sel tikus yang dihuni oleh Galih Ginanjar.

1 dari 4 halaman

Terpisah dengan Tahanan Lain

Sel tikus merupakan ruangan isolasi untuk tahanan yang melanggar aturan tata tertib di rutan. Galih mendapatkan sanksi ditempatkan di sel tikus, karena telah melakukan pelanggaran ketertiban penghuni rutan yakni kedapatan membawa ponsel di dalam rutan. Ponsel untuk merekam di dalam sel dibawa oleh kuasa hukumnya, Farhat Abbas ke dalam ruang besuk.

Sesuai aturan, merekam tahanan saat membesuk dengan media apa pun merupakan pelanggaran tata tertib. Hal itu pun membuat Galih harus mendekam di sel tikus. Keberadaan sel tikus ini pun berbeda dengan dengan tahanan lain. Galih pun ditempatkan di ruang isolasi dan terpisah dengan tahanan lain.

2 dari 4 halaman

Tidak Boleh Dijenguk Pengunjung

Ditempatkan di sel tikus, Galih juga dilarang menerima pengunjung selama satu pekan. Hal ini karena beredarnya video berisi permintaan maaf Galih yang dibuat dari balik sel rutan Polda Metro Jaya.

"Menurut informasi Dir Tahti (Direktur Tahanan dan Barang Bukti), Galih sudah diberikan sanksi tidak boleh dibesuk selama satu minggu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

3 dari 4 halaman

Galih Malah Betah di Sel Tikus

Berada di sel tikus justru membuat Galih lebih betah dibandingkan harus menghuni sel tahanan pada umumnya. Hal itu disampaikan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas

Menurut Barnabas, sebetulnya Galih sebetulnya sudah diperbolehkan keluar dari sel tikus. Namun dia lebih memilih tetap berada di sel isolasi tersebut.

4 dari 4 halaman

Farhat Klaim Dapat Izin

Pengacara Galih, Farhat Abbas mengklaim telah mendapatkan izin dari petugas untuk mengambil video Galih Ginanjar saat membesuk kliennya di dalam sel. Video yang diunggah di akun instagramnya menuai polemik karena dinilai melanggar SOP saat membesuk tahanan.

"Jadi gini, itu sudah dapat izin, ibu-ibu polisi saya mau ambil rekaman untuk minta maaf. Sudah diizinkan kok," kata Farhat.

Farhat mengaku merasa dizalimi. Dia pun akan melaporkan Direktur Tahanan dan Barang Bukti.

"Jadi Barnabas (Direktur Tahanan dan Barang Bukti) ini akan kita laporkan, dia zalim, malah mengumumkan, malah seolah-olah beradu dan berperang opini dengan saya," ucap Farhat. (mdk/end)

Baca juga:
Farhat Abbas Klaim Kantongi Izin Petugas Ambil Video Galih Ginanjar dalam Rutan
Video Minta Maaf Disebar Farhat Abbas, Galih Ginanjar Dipindah ke Sel Isolasi
Dituding Permalukan Galih, Rey, dan Pablo, Begini Penjelasan Farhat Abbas
Kata Farhat Abbas, Trio 'Ikan Asin' yang Dipenjara Kini Sudah Ikhlas
Galih Ungkit Jasa Merawat A Rafiq, Kakak Fairuz Sebut Itu Sudah Kewajiban Otong
Gara-gara Video Minta Maaf dari Penjara, Galih 'Ikan Asin' Disanksi Polisi