Johny Indo, 'Robin Hood Indonesia' Meninggal Dunia

ARTIS | 26 Januari 2020 13:28 Reporter : Astri Agustina

Merdeka.com - Johny Indo yang mendapat julukan Robin Hood Indonesia meninggal dunia. Johny meninggal dunia di usia 72 tahun. Kabar tersebut dibenarkan oleh cucu Johny, Santa.

Dilansir dari Kapanlagi.com, Johny meninggal pukul 07.45 WIB. Johny meninggal karena faktor usia.

1 dari 5 halaman

Meninggal Dunia

Santa mengatakan, kakeknya meninggal pagi hari ini. Lima menit kemudian, ia mengabarkan berita duka tersebut.

"Iya jam 7.45, 5 menit setelah meninggal kita dikasih tau," kata Santa dilansir dari Kapanlagi.com.

2 dari 5 halaman

Faktor Usia

Santa menjelaskan, meninggalnya sang kakek karena faktor usia.

"Sebenernya kan udah usia juga," imbuhnya.

3 dari 5 halaman

Sempat Hernia

Sebelum meninggal dunia, Johny sempat mengidap penyakit hernia.

"Dulu sempet hernia, cuma kita sudah operasi kurang lebih belum sampai sebulan sih, terus namanya anaknya, Dr Eva pergi-pergi jadi dia sendiri, sempet jatuh, terus akhirnya dirawat," jelasnya.

4 dari 5 halaman

Kronologi Sebelum Meninggal

Lebih lanjut Santa menjelaskan mengenai kronologi sebelum Johny meninggal dunia.

"Sekarang tinggalnya sama istrinya bu stelavia di tangerang, itu udah gak bisa bangun mungkin karena bekas jatuh itu, kita pernah ajak ke dokter langsung diobatin tapi dia gak bisa bangun jadinya. Semalam sih masih mau makan lahap pas sore tapi pas malam udah mulai gak mau makan, muntah-muntah pagi tiba-tiba gak ada aja," papar Santa.

5 dari 5 halaman

Robin Hood

Johny sendiri dikenal pada era 1970an hingga 1980an awal. Ia dikenal karena merampok orang-orang kaya, namun hasil kejahatannya tak dinikmatinya sendiri.

Ia membagikan hasilnya kepada rakyat miskin yang membutuhkan. Karena itu lah ia mendapatkan julukan sebagai Robin Hood Indonesia.

Johny telah bertaubat dan menjadi seorang pendakwah, bahkan mengubah namanya menjadi Ki Umar Billah Al-Jhon Indo. (mdk/end)

Baca juga:
Pendiri MER-C Joserizal Jurnalis Berpulang
Suasana di Rumah Duka Aktris Senior Ade Irawan
Mengenang Bupati Benediktus Tambanop dan Cita-citanya Untuk Bovel Digoel
Sakit Jantung, Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop Meninggal di Kamar Hotel
Isak Tangis Iringi Pemakaman Mien Sugandhi
Khofifah: Mien Sugandhi Banyak Berjasa Bagi Perempuan Indonesia

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.