Meski punya anak perempuan, Iko Uwais tetap ajarkan pencak silat

ARTIS | 13 Juli 2018 13:51 Reporter : Kapanlagi.com Sumber:

Merdeka.com - Iko Uwais memang terkenal menjadi salah satu aktor dalam film action. Hal ini dikarenakan kemahirannya dalam beladiri pencak silat. Maka tak heran jika ia menurunkan keahliannya tersebut pada anak, meski sang anak berjenis kelamin perempuan.

"Kalo saya memang gak anak perempuan gak anak laki-laki tetep ngajari juga pencak silat dan beladiri ke anak. Kalo nanti punya anak laki-laki juga diajarin. Jadi perempuan jangan perempuan perempuan banget. Paling gak punya basic, bisa ngebela diri dia. Saya ga mungkin setiap waktu nemenin Atreya paling gak dia bisa membawa dirinya," ucap Iko Uwais bersama Audy Item saat peluncuran Thunder11 Center of Martials Arts di Hotel Horison, Bekasi, Kamis (12/7).

Ya, hal tersebut dilakukannya demi kebaikan sang anak. Tak hanya jago bela diri, namun dari situ juga akan mengubah karakter anak. Bahkan menurut Iko Uwais, dapat mengubah karakter menjadi lebih positif.

"Pasti, pasti kebawa, lebih positif pasti mas, belajar apa pun bentuknya beladiri dia pasti akan lebih bijaksana, lebih sopan, lebih tau diri, lebih punya manner dan akhlak. Semua bela diri ga ada yang ngajarin untuk gebukin orang, gak ada kan dan itu yang kita tanemin ke anak-anak dan anak saya pribadi jadi lebih menghargai ke sesama. Sama orang tua dia cium tangan sesama umur dia menyapa," ucap ayah dua orang anak ini.

Audy Item sebagai ibu tak merasa keberatan atau khawatir jika anak pertamanya, Atreya Syahla Putri Uwais akan berlatih bela diri. Karena Audy sendiri memang sependapat dengan Iko Uwais. Apalagi hal tersebut memang harus dilakukan sejak kecil sekaligus bisa mengolah tubuh.

"Kalo saya mikir positifnya, kalo kita ngajar-ngajarin doang liat di tv atau Youtube, mereka jadi ga ada yang ngajarin secara langsung. Jadi kenapa dari kecil harus ditanam seperti itu agar mereka bisa menjaga diri itukan mengolah tubuh juga, tubuhnya jadi lebih aktif gitu kan. Jadi ada manner juga jadi menghargai satu sama lain, jangan ngeliat kita berantem tapi harus belajar strategi banyak yang harus dipelajari dari situ. Kalo anak-anak sekarang kan gadget ya," pungkas Audy.

(kpl/pur/gen)


Sumber: Kapanlagi.com