Pembelaan Galih Ginanjar Setelah Dilaporkan ke Polisi Kasus Bau Ikan Asin

ARTIS | 5 Juli 2019 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Kasus bau ikan asin yang diucapkan Galih Ginanjar berbuntut panjang. Ucapan Galih tersebut menyinggung hati mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. Alhasil, Fairuz melaporkan ucapan Galih ke Polda Metro Jaya.

"Akhirnya Fairuz bangkit! Senin depan akan membuat Laporan Polisi dgn pengaduan atas dasar psl 27 ayat1 UU lTe yg ancaman hukumannya 6 tahun penjara! Ayok temu di polda senin jam 9 pagi!" tulis Hotman Paris di akun instagramnya.

Mengetahui ucapannya dilaporkan, mulai banyak pembelaan dan bantahan yang diungkapkan Galih Ginanjar. Berikut pembelaan Galih Ginanjar soal ucapannya bau ikan asin:

1 dari 3 halaman

Tidak Ingin Video Tersebar

Kuasa hukum Galih Ginanjar menyebut bahwa kliennya tidak ingin vlog ikan asin di akun Youtube Pablo Benua dan Rey Utami diterbitkan dan diviralkan. Mereka juga mengklaim bahwa Rey Utami dan Pablo Benua tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu sebelum mengunggah video tersebut.

Perlu diketahui, ucapan Galih soal "ikan asin" tersebar di Youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Kontennya berisi tentang masa lalu Galih bersama mantan istrinya.

Namun Rey dan Pablo membantah tuduhan pihak Galih. Menurut mereka, sudah ada kesepakatan sebelum proses syuting hingga tayang. "Kan kita dari awal udah bilang, yang tidak ingin disampaikan tidak perlu disampaikan. Kalau ingin jawab ya tidak apa-apa," kata Rey.

2 dari 3 halaman

Sebut Ikan Asin Adalah Makanan

Tersebar video yang berisi ucapan Galih soal "ikan asin" di akun Youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Kini video tersebut sudah dihapus. Meskipun begitu, Galih menyangkal bahwa ucapan "ikan asin" tidak menjurus ke organ intim, melainkan makanan.

"Saya sih beropini kalau ikan asin itu makanan. Tidak menjurus ke mana-mana," kata galih di acara Rumpi, 3 Juli 2019.

"Jadi kamu mengatakan bahwa di dalam konten itu kamu tidak sengaja menyindir? Tidak menyindir?" tanya Feni Rose.

"Tidak. Tidak menyindir. Emang di situ kontennya cuma bilang kalau ikan asin itu adalah makanan," jawab Galih.

"Oh gitu. Bukan sindiran?"

"Bukan," jawab Galih.

3 dari 3 halaman

Soal Ikan Asin Hanya Candaan

Tak hanya itu saja, Galih juga menyebut ucapan "ikan asin" hanya candaan. Menurutnya, candaan itu sebagai materi stand up. Ia juga menyebut bahwa ucapannya digiring ke maksud lain oleh warganet.

"Kalau kalian sadar itu sebenernya materi stand up. Kan biasa kan jokes seperti itu kan mengibaratkan sesuatu. Tapi orang Indo (Indonesia) itu sering menggiring opini ke sana sini gitu," kata Galih. (mdk/has)

Baca juga:
Penjelasan Farhat Abbas Setelah Jadi Kuasa Hukum Pablo soal Kasus Bau Ikan Asin
Profesi Pengacara nya Diragukan Publik, Barbie Kumalasari Perlihatkan Bukti
Ikut Gemas, Nafa Urbach Minta Hotman Paris Tuntaskan Kasus Video 'Ikan Asin'
Besok, Polisi Periksa Galih Ginanjar atas Kasus Ikan Asin
Kasus Fairuz-Galih Ginanjar, Polisi Telisik Awal Sebutan 'Bau Ikan Asin'
Diperiksa Kasus 'Bau Ikan Asin' di Polda Metro Jaya, Fairuz A Rafiq Ditemani Suami