Pemeran film 22 Menit meriahkan anugerah jurnalistik Polri

Pemeran film 22 Menit meriahkan anugerah jurnalistik Polri
ARTIS | 20 Juli 2018 20:04 Reporter : Achmad Fajar Muzakki

Merdeka.com - Untuk mengapresiasi film 22 Menit, Divisi Humas Mabes Polri mengadakan Anugerah Jurnalistik Polri pada kamis lalu. Acara ini pun menarik perhatian banyak kalangan pers dan dimeriahkan juga oleh pemeran dalam film tersebut.

Ade Firman dan Hana Malasan selaku pemeran dalam film 22 menit sendiri tampak antusias melihat foto-foto yang menampilkan kegiatan polri di dalam masyarakat. Kehadiran Ade dan Hana membuat acara semakin semarak. Ini juga menjadi pengalaman pertama bagi Ade untuk bekerjasama barenga institusi kepolisian.

22

22 ©2018 kapanlagi.com

Diakui Ade, dulu ia memandang polantas hanya sebatas hal tilang-menilang. Namun sejak terlibat dalam produksi 22 MENIT, ade mengenal lebih jauh profesi polisi. Karena mereka harus melakukan observasi mendalam di jalanan yang amat panas. Merasakan sendiri berdiri di tengah Jalan Thamrin di siang bolong mengatur lalu lintas.

"Saya obeservasi langsung para korban bom Thamrin, menyerap kisah tragedi pilu para korban. Di mana dalam adegan-adegannya dibuat set seperti aslinya. Bom asli tapi dibuat seaman mungkin dan menjadi terbawa suasana jelasnya," ungkap Hana tentang pengalaman syutingnya.

22

22 ©2018 kapanlagi.com

Pengalaman ini membuat Hana lebih mengenal dan respect pada para Polisi. "Tak kenal maka tak sayang, intinya jadi tau gimana capeknya mereka dijalanan," terang Hana.

"Para korban bom thamrin ini mempunyai komunitas Sahabat Thamrin. Sewaktu kemarin digelar premier film 22 MENIT, ada 2 orang korban yang trauma. Yang cewek malah sampe digotong dan yang laki-laki sampai merasakan pusing. Ini bukan pencitraan untuk pihak kepolisian tapi sebenarnya kita jadi ikut merasakan trauma para korban," timpal Ade.

Film yang dibuat berdasarkan kisah nyata dan berdurasi 100 menit ini juga menampilkan adegan adu akting Ade Firman dan Kapolri Tito Karnavian. "Saya pribadi main-main aja, tapi pas besoknya datang skrip malah jadi gak kepake malah jadi gak digunain. Mereka bisa mengimbangi tanpa skrip. Ini improve dan mereka (Pak Tito dan istrinya) bisa menimpali," pungkas Ade mengakhiri pembicaraan.

Nah, apakah anda tertarik untuk menonton film yang satu ini. Bagi anda yang memang menyukai film dengan genre action, film ini patut anda jadwalkan di akhir pekan anda nanti.

Sumber: Kapanlagi.com (mdk/mg2)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami