Perjuangan Maya Septha Sudah Kerja Keras Sejak Masih SMA

ARTIS | 18 Juni 2019 08:00 Reporter : Astri Agustina

Merdeka.com - Perjuangan hidup Maya Septha tak mudah. Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) ia mengaku telah bekerja keras.

Maya menikmati masa muda yang berbeda dengan anak remaja pada umumnya. Ia tak pernah pergi jalan-jalan bersama teman-teman. Soalnya, Maya lebih memilih untuk meniti karier sebagai artis.

"Kalau boleh ditarik mundur ke belakang, saya kerja keras dari SMA. Engga pernah nongkrong kayak anak lain. Pulang sekolah dijemput papa terus dianterin casting iklan," kata Maya di instagram.

Maya menjalani rutinitas syuting dari subuh hingga malam sejak SMA. Bahkan, saat syuting sinetron, ia kerap pulang hingga subuh menjelang.

Kegiatan yang mulai dijalaninya sejak SMA itu secara terus menerus ia lakukan hingga duduk di bangku kuliah.

"Shooting iklan dari subuh sampai malem. Shooting sinetron pulang subuh. (Biasanya yang diduluin kan peran utama, apalah aku cuma jadi teman-temannya doang yang kadang enggak ada nama nya di script hahaah). Sampai kuliah masih begitu juga," jelas dia.

Sang Ayah memiliki peran yang sangat penting untuk karier Maya. Soalnya, Sang Ayah bertugas untuk antar jemput Maya syuting.

Karena kerja keras yang dilakukannya sejak SMA, ia bisa membeli mobil sendiri saat masih menjadi mahasiswa.

"Dianter papa ke mana-mana bahkan dijemput subuh-subuh pulang shooting di Ujung Berung (biasa lokasinya jauh jauh banget). Sampai akhirnya di akhir kuliah bisa beli mobil sendiri karena juga engga mau ngerepotin papa terus," terang Maya.

Maya berhasil membeli mobil itu disaat usia nya masih 22 tahun. Ia membeli secara kredit karena saat itu uang yang dimilikinya masih minim.

"Umur 22 aku kredit mobil sendiri. DP hasil stripping sinetron dari pagi sampai pagi. Waktu itu 2008 honda all new jazz baru keluar. Urus sendiri kreditnya ke bank enggak ada sponsor orangtua," paparnya.

Rupanya, keputusan Maya untuk membeli mobil membuatnya belajar untuk lebih tanggung jawab terhadap kehidupannya pribadi.

Usia yang semakin dewasa dan keadaan yang dialaminya kala itu membentunya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.

"Semua bayar sendiri dan baru tahu tuh biaya bensin stnk service mobil alamak biasanya tinggal duduk aja hahahah. Tapi dari situ aku belajar tanggungjawab. Semua seratus persen hasil keringat sendiri gaada yang minta dan saat kita setia mengerjakan perkara kecil baru kamu diberi perkara besar," jelas Maya.

Atas semua yang dialami dalam hidupnya, Maya bangga pada diri sendiri.

"Hari ini saya bangga sama diri saya sendiri. Saya bersyukur saya selesaikan apa yang saya mulai. Sekolah yang baik. Kuliah lulus sarjana meskipun telat setahun. Bertanggung jawab ke orangtua baru menikah. Punya karir meskipun ga hebat hebat amat tapi saya bangga ngga menyerah di tengah jalan. Bikin skripsi sambil shooting sitkom sampe subuh," papar dia.

Ia pun merasa bersyukur karena telah bekerja keras sejak muda.

"Saya bersyukur saya kerja keras dari muda. Mulai semuanya dari nol. Hari ini bisa punya apa yang dulu saya ngga punya. Buat yang masih muda dan terutama yang belum menikah, pursue your dream and make them come true. Dont stop until you are proud," tutup Maya Septha.

Baca juga:
Curhat Maya Septha Punya Anak Ketiga, Belajar Beri ASI Lagi
Selamat, Maya Septa Melahirkan Anak Ketiga
Sempat Heboh Soal Pernikahan, Istri Reza Smash Melahirkan Anak Laki-Laki
Deretan Artis Cantik Indonesia Punya Tato di Bagian Tersembunyi
Beri ijin anak pacaran, iis dahlia: kalau sama lawan jenis mah boleh
Emosi Ada Bayi Nangis di Pesawat, Angela Gilsha Minta Maaf dan Mengaku Khilaf

(mdk/end)