Produk Bambu Asal Bandung Banyak Diminati di Malaysia

ARTIS | 28 Juni 2019 10:50 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Beragam produk bambu hasil karya dari Indonesian Bamboo Community (IBC), mendapat sambutan positif dari warga Malaysia. Hal itu terbukti dari stan pameran IBC yang dipadati oleh para pengunjung acara 'Sarawak Timber & SME Expo' yang digelar di Borneo Convention Center Kuching (BCCK).

Selain menampilkan grup musik bambu, IBC juga membuka stan pameran. IBC memamerkan sejumlah karya bambu mulai dari alat musik, jam tangan, hingga kaus bambu.

Ketua IBC mengaku bersyukur jika produk bambu asal Bandung mendapat sambutan positif di Malaysia.

"Alhamdulillahhari pertama ini stan kita langsung dipadati oleh pengunjung yang datang. Banyak yang menyukai produk kita," ujar Adang kepada Merdeka.com di sela acara.

Menurut Adang, sebagian besar menyukai produk alat musik hasil karya IBC. Bahkan Chief Minister of Sarawak atau Ketua Menteri Serawak, Datuk Patinggi (Dr) Abang Haji Abdul Rahman Zohari Bin Tun Datuk Abang Haji Openg membeli sebuah gitar bambu karya IBC.

"Ini sebuah kebanggaan buat kami. Ketua Menteri Serawak membeli gitar bambu karya IBC. Ada juga satu gitar bambu lagi yang dibeli oleh menteri muda," ungkap Adang.

Adang menyebut, pengunjung yang datang ke stan IBC tertarik dengan keunikan produk jam bambu. Menurutnya, jam bambu ini berbeda dengan jam tangan pada umumnya yang dibuat dengan material stainless steel.

©2019 Merdeka.com

"Tadi banyak yang tertarik datang ke sini untuk melihat jam bambu," katanya.

Adang mengungkapkan untuk gitar bambu dijual dengan harga 3000 Ringgit Malaysia. Sementara jam bambu dijual dengan harga 125 Ringgit Malaysia. Adapun kaus bambu dijual dengan harga 35 Ringgit Malaysia.

Satu hal yang cukup unik, di stan IBC menampilkan permainan musik bambu. Hal ini mampu menarik perhatian pengunjung untuk datang ke stan IBC.

Acara bertajuk 'Sarawak Timber & SME Expo' ini digelar di Borneo Convention Center Kuching (BCCK). Acara ini digelar selama empat hari yakni pada 27 - 30 Juni 2019.

(mdk/end)

TOPIK TERKAIT