Wacana Fatwa Haram Terhadap Gim PUBG, Deddy Corbuzier Malah Bilang Begini

ARTIS | 5 April 2019 16:32 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Wacana penyematan label haram kepada gim PUBG (Player Unknown's Battlegrounds) menimbulkan pro kontra. Gim ini tengah menjadi sorotan setelah terjadi penembakan brutal oleh teroris di dua masjid di Selandia Baru. Majelis Ulama Indonesia (MUI) turun tangan dengan melakukan kajian mendalam terhadap gim tersebut untuk menjadi dasar pertimbangan dalam mengeluarkan fatwa. Artis Deddy Corbuzier turut buka suara menanggapi wacana fatwa haram untuk gim PUBG.

Mantan suami Kalina Oktarani ini justru dibuat penasaran dengan gim PUBG. Deddy bahkan mencoba langsung bermain gim tersebut bersama sang anak, Azka.

"PUBG mau dilarang, mau diharamkan dan gue belum pernah main PUBG. Saya engga ngerti sama sekali dan kita mau tahu masalahnya apa sih sampe mau diharamkan. Jadi kita mau adu," kata Deddy dalam video yang diunggah di kanal youtubenya, (4/4).

"Bukan adu sih kan kita temenan," timpal Azka menanggapi sang ayah.

Deddy dan Azka pun kemudian bermain gim tersebut. Deddy pun mengaku heran dengan wacana diharamkannya gim PUBG.

"Ini yang dimasalahin apa sih. Ini game game biasa juga kayak gua zaman dulu main Counter Strike, engga ada masalah juga. Maksudnya kalau game ini bisa bikin orang jadi jahat atau apa engga masalah (diharamkan),"kata Deddy.

"Saya merasa bodoh sekali karena Saya engga pernah main beginian dan kenapa mainan ini harus diharamkan sebenarnya. Mungkin gara-gara kejadian yang di New Zealand katanya terinspirasi oleh ini," sambung Deddy Corbuzier.

"Tapi aku tidak terpikir terinspirasi ini," timpal Azka.

Deddy berpendapat justru buka gim yang seharusnya disalahkan, melainkan orang yang memainkannya. Sebab jika gim yang disalahkan berarti semua gim pun yang ada saat ini harus juga diharamkan, karena turut mengajarkan kekerasan.

"Jadi kalau salah game berati semua game juga salah. Menurut saya kalau ada orang yang main ini terus, terus jadi bersifat aneh atau jahat atau kriminal itu bukan karena gamenya, itu karena orangnya," ungkap Deddy.

"Menurut aku kalau ada orang main game terus lakukan hal buruk, itu bukan karena gamenya tapi orangnya,"timpal Azka.

"I think is not abut game. I think is orangnya. Menurut Saya engga ada masalah mau ngelarang game ini, harus dilarang semua game. Bahkan Film Tom and Jerry, Popeye pun harus dilarang, karena Popeye ngajarin pukul pukulan. Opini saya adalah this is not wrong the game," ungkap Deddy Corbuzier. (mdk/end)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.