BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. GAYA HIDUP
Gaya Hidup

Mengusung Tema GeoTropics, Mimiti Sasar Perempuan Masa Kini

"Mimiti ini lebih simple, lebih ke anak muda, dan kasual. Beda dengan Shararae ya karena memang busananya lebih syar’i".

Oleh: Astri Agustina 19 November 2018 17:06

Merdeka.com, Bandung - Perkembangan fesyen muslim belakangan begitu pesat. Khususnya bagi kaum hawa, untuk tampil tertutup dengan hijab kini bisa terlihat lebih trendy. Tingginya minat akan busana muslim ini membuat Shararea yang telah lima tahun menjalani bisnis fesyen muslimnya secara resmi meluncurkan merek dagang yakni Mimiti.

Berbeda dengan Shararea yang mengusung busana syar’i sebagai dagangannya, Mimiti hadir dengan konsep yang lebih modis. Mengusung tema ‘GeoTropics’, koleksi Mimiti terinspirasi dari semangat muda perempuan urban dalam siluet dinamis dan warna yang vibrant.

Pemilik, Mimiti Heni Hendarsih mengatakan, kehadiran Mimiti sebenarnya sudah sejak dua tahun belakangan ini begitu diidamkan olehnya. Setelah Shararea yang telah dibangunnya sejak lima tahun belakangan ini berhasil mencuri perhatian, ia berupaya untuk menghadirkan busana bagi segmen yang berbeda.

"Mimiti ini lebih simple, lebih ke anak muda, dan kasual. Beda dengan Shararae ya karena memang busananya lebih syar’i. Jadi saya punya dua brand dengan konsep berbeda dan segmen berbeda pula soalnya kalau Mimiti lebih ke anak muda memang,” ujar Heni kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara perayaan ulangtahun Shararea yang ke lima serta peluncuran merek dagang barunya ‘Mimiti’ di Intercontinental Hotel, Senin (19/11).

Heni menjelaskan, Mimiti ini mengutamakan kenyamanan dan gaya. Ada 10 busana yang ditampikkan dan difokuskan pada perempuan masa kini dengan tampilan sederhana namun tak bisa, serta kaya akan detail tetapi tetap ringan saat digunakan.

"Untuk material saya lebih banyak menggunakan katun soalnya agar nyaman digunakan. Kalau dari konsep sih lebih ke garis sopan, praktis, yang pasti sesuai dengan kaidah berpakaian muslimah, menarik, kekinian, dan mendukung personal style para perempuan masa kini," jelasnya.

Bicara soal harga, setiap busananya dibanderol dengan harga Rp 300ribu hingga Rp 400ribu. Dengan harga tersebut, ia berharap bisa terjangkau oleh pasar yang lebiu luas. Soal penjualan, pihaknya memiliki puluhan reseller diberbagai kota di Indonesia.

(es/aa)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG