BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. GAYA HIDUP
Anak

Tumbuhkan rasa percaya diri pada anak dengan sosialisasi yang baik

"Keterampilan sosial anak itu beda-beda, di sinilah peran orangtua sangat dibutuhkan," ujar Putu.

Oleh: Astri Agustina 27 Oktober 2016 13:07
Kampanye SGM Eksplor

Merdeka.com, Bandung - Sosialisasi sangatlah penting, khususnya bagi anak-anak. Dengan melakukan sosialisasi yang baik, rasa percaya diri pada anak akan tumbuh dengan baik. Namun sosialisasi yang dilakukan oleh anak dengan lingkungan sekitar tetap harus dalam pengawasan orangtua.

Dalam masa tumbuh kembang anak, terdapat lima hal yang penting dan harus selaras untuk selalu diperhatikan para orangtua, yakni aspek fisik, kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, emosi dan keterampilan sosial.

Keterampilan sosial menjadi sangat penting bagi anak-anak Indonesia karena dengan memiliki keterampilan sosial. Anak mampu bekerja sama dengan orang lain di masa tumbuh kembangnya dan memiliki rasa percaya diri sehingga mampu menempatkan dirinya pada lingkungan yang tepat.

"Keterampilan sosial anak itu beda-beda, tidak bisa dipukul rata dengan melihat bahwa anak-anak akur ngobrol sama temannya tapi tidak semua usia bisa mencapai keterampilan itu. Di sinilah peran orangtua sangat dibutuhkan," ujar Putu kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara kampanye SGM Eksplor Lengkapi Nutrisinya, Jadikan Dunia Sahabatnya, Kamis (27/10).

Seperti pada usia satu hingga tiga tahun, kata Putu, anak-anak cenderung senang berkumpul dengan kelompok namun justru asyik sendiri. Pada usia tersebut, biasanya anak lebih senang melakukan kegiatan sendiri meskipun berada dalam kelompok.

Hal tersebut sangatlah wajar, karena pada usia empat hingga enam tahun kemampuan sosial pada anak mulai terasah hingga timbul rasa empati atau ingin berbagi dengan temannya. Dari situ tentu orangtua harus memahami dan tidak boleh memaksakan pertumbuhan anak dalam hal keterampilan sosial.

"Orangtua harus tahu betul tahapan perkembangan keterampilan sosial pada anak. Contohnya saja mengantri, anak usia satu hingga tiga tahun cenderung bosan, marah saat diajak mengantri dan sulit diberi pengertian. Berbeda dengan anak usia empat hingga enam tahun yang lebih bisa mengerti," jelasnya.

Untuk itu, mengingat pentingnya masa pertumbuhan anak, Sarihusada melalui Mobi Dunia Sahabat Anak SGM Eksplor melakukan edukasi kepada para ibu serta menyiapkan arena permainan untuk anak usia satu hingga lima tahun. Dalam kegiatan tersebut juga Sarihusada konsen menyerukan kampanye Lengkapi Nutrisinya, Jadikan Dunia Sahabatnya.

"Kampanye ini bertujuan mengajak para Bunda dalam mendorong si kecil tumbuh menjadi pribadi yang mudah bersosialisasi. Kami akan mengunjungi 2.750 lokasi diwilayah Jawa, Sumatera dan Bali serta mengajak para ibu untuk mendampingi si kecil menjadi pribadi yang memiliki keterampilan soaial melalui permainan interaktif yang menyenangkan," kata Senior Brand Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo.

(ff/aa)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG