BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG
Unik

Ini pemilik mobil 'bemuka dua' yang sempat hits di Bandung

Proses modifikasi mobil ini memakan waktu hingga 3 bulan.

Oleh: Dian Rosadi 18 Januari 2018 18:13

Merdeka.com, Bandung - Warga Bandung sempat diramaikan oleh mobil 'bermuka dua' yang sempat viral di dunia maya. Mobil jenis sedan tersebut berbentuk unik, karena bagian belakang mobil sama persis seperti bagian depan. Saking miripnya tidak bisa dibedakan mana bagian depan dan bagian belakang. Anggota polisi dari Polsek Sukajadi menilang mobil tersebut lantaran tidak sesuai standar.

Roni Gunawan (71) adalah pemilik dari mobil bermuka dua. Sehari-hari, Roni bertugas sebagai kepala bengkel di perusahaan taksi Gemah Ripah (GR). Roni mengatakan, bahwa dirinya memang sengaja memodifikasi mobil sedan tersebut seperti dalam foto yang sempat viral di media sosial. Mobil tersebut merupakan gabungan dari dua mobil yang telah dimodifikasi.

Menurut Roni, di bengkel tempatnya bekerja terdapat beberapa kendaraan taksi jenis Toyota Vios Limo 1.500 cc di yang tidak digunakan. Hal ini sejak maraknya taksi online, hingga membuat perusahaannya melelang sejumlah mobil operasional taksi. Dari situlah kemudian muncul ide untuk melakukan modifikasi. Roni pun membeli dua unit mobil untuk keperluan modifikasi.

"Awalnya iseng saja. Ini mobil mau digimanakan, daripada mobil tidak jalan, ya Saya potong dan satukan," ujar Roni kepada awak media saat ditemui di bengkel GR Taksi, Jalan Babakan Cibereum.

Untuk proses modifikasi, kata Roni, melibatkan tiga orang tukang las, tiga orang tukang cat, dan beberapa mekanik. Awalnya mesin kendaraan dan interiornya dikeluarkan hingga menyisakan bodi mobil saja.

Setelah itu mobil dipotong untuk diambil bagian depannya saja. Dua potongan mobil kemudian disatukan dengan cara dilas. Proses modifikasi tersebut, lanjut Roni memakan waktu hingga 3 bulan lamanya.

"Yang lama itu ngelasnya mulai dari pemotongan mobil sampai digabungin. Pengelasan dilakukan selama dua bulan, karena jarak dan ketinggian sasis harus sama. Setelah itu proses pengecatan kurang lebih selama satu bulan. Jadi sekitar tiga bulan setengah untuk prosesnya," ucap Roni.

Bagian interior mobil ini juga unik. Sebab mobil ini memiliki dua kemudi, serta masing-masing memiliki pedal gas dan rem, serta perseneling.

"Jadi kalau mau nyetir yang satu dicabut kuncinya agar setir terkunci dan bannya engga liar. Untuk mesin dua-duanya berfungsi. Jadi mau mundur atau maju bisa," ungkapnya.

(mh/dr)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG