BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG
Info Kota

Jelang Lebaran, Tren Tebus Perhiasan di Pegadaian Meningkat Pesat

"Khususnya menjelang lebaran seperti sekarang ini, nasabah ramai-ramai tebus perhiasan," ujar Arief.

Oleh: Astri Agustina 24 Mei 2019 15:15
santunan kepada anak yatim

Merdeka.com, Bandung - Menjelang momen Idul Fitri, tren tebus perhiasan di PT Pegadaian (Persero) meningkat pesat. Sebaliknya, tren gadai justru menurun.

Vice President PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Bandung 2, Arief Rinardi Sunardi mengatakan, pada Area Bandung 2 khususnya di Purawakarta dan Subang, tren tebus perhiasan meningkat pesat.

"Khususnya menjelang lebaran seperti sekarang ini, nasabah ramai-ramai tebus perhiasan," ujar Arief kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Kantor Pegadaian Area Bandung 2, Jalan Sukup Baru, Selasa (21/5) malam.

Ada banyak faktor yang menyebabkan banyaknya nasabah yang memilih untuk melakukan tebus perhiasan jelang lebaran. Satu di antaranya adalah harga jual yang terbilang tinggi.

"Panennya sudah jalan harganya bagus, makanya ditebus. Makanya di lihat dari data itu tebusannya banyak. Untuk itu, kami berupaya untuk menggenjot nasabah untuk melakukan gadai," terangnya.

Minimnya nasabah yang melakukan gadai jelang momen lebaran ini membuat Pegadaian membuat serangkaian program untuk menarik minat nasabah. Salah satunya adalah hadirnya program Gempar yakni Gempita Ramadan.

"Gempar itu adalah nasabah yang menggadaikan BPKB nya, dia diberikan cashback. Jadi dia dibebaskan uang administrasi dengan syarat pinjamannya angsuran," terangnya.

Sementara itu, dalam momen Ramadan ini pihaknya berupaya untuk lebih dekat dengan warga sekitar kantor di daerah Ujung Berung. Caranya, menggelar acara buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim.

"Kegiatan ini Cabang Ujung Berung dan Padasuka Syariah ini sebagai upaya untuk lebih dekat lagi dengan masyarakat sekitar. Kami menyelenggarakan acara buka puasa bersama, dan santunan kepada anak yatim. Ada 86 anak yatim dan 28 kaum dhuafa di sekitar sini yang kami ajak,"katanya.

(es/aa)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG