BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG
Wali Kota Bandung Oded

Keren, Kini Microlibrary Dibangun di Kiaracondong Bandung

"Menurut penelitian, di Kota Bandung rata-rata orang menggunakan smartphone 3-4 jam sehari".

Oleh: Dian Rosadi 29 April 2019 18:17
Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial

Merdeka.com, Bandung - Pemkot Bandung kembali membangun microlibrary (perpustakaan). Setelah sebelumnya dibangun di Taman Bima, Perpustakaan mini kali ini dibangun di Kelurahan Babakansari, Kiaracondong.

Perpustakaan ini lokasinya bersebelahan dengan SDN Babakansari. Bangunan microlibrary memiliki luas 72 meter persegi. Selain perpustakaan mini, dalam perpustakaan ini juga terdapat sarana bermain anak dan rooftop terbuka untuk kenyamanan pengunjung membaca buku.

Microlibrary Manila Water ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial pada Senin (29/4). Perpustakaan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bandung dengan Manila Water Filipina.

Oded mengatakan, hadirnya microlibrary ini, diyakini dapat meningkatkan lagi minat dan daya baca warga.
Kehadiran Microlibrary Manila Water ini akan menjadi fasilitas bagi masyarakat Bandung untuk membaca dan saling berbagi pengetahuan seputar literasi.

Oded menilai, minat baca di Kota Bandung sudah jauh meningkat. Hanya saja, daya baca di masyarakat Kota Bandung masih perlu ditingkatkan lagi.

"Menurut penelitian, di Kota Bandung rata-rata orang menggunakan smartphone 3-4 jam sehari. Saat menggunakan smartphone itu, mereka pasti membaca. Tetapi, apa dulu yang dibacanya? Nah, hal ini yang Mang Oded pesankan kepada warga Bandung. Jadi, daya bacanya yang sekarang mesti ditingkatkan," kata Oded, Senin (29/4).

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT. Manila Water, Antonio Bautista Capati mengaku senang dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung melalui pendekatan literasi.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Bandung yang sudah menggandeng Manila Water dalam pembangunan di Kota Bandung," ujar Antonio.

Ia juga menambakan, visi Kota Bandung dalam menghadirkan kota yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis merupakan tanggung jawab bersama. Prinsip kolaborasi merupakan jalur strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

(es/dr)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG