BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG
Kesehatan

RSHS kembali rawat bayi kembar siam

"Hari ini tim dokter akan melakukan MRI dan CT scan, untuk mengetahui lebih jelas kondisi keduanya," kata Sjarif.

Oleh: Astri Agustina 19 April 2018 14:27
Ilustrasi bayi

Merdeka.com, Bandung - RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung kembali rawat bayi kembar siam Conjoined Twin Omphalopagus yaitu dempet pada kedua tubuh di bagian bawah dada, sejak 13 April 2018.

"Bayi kembar siam yang kami tangani kali ini memiliki satu alat kelamin laki-laki, satu anus, ginjal masing-masing satu, jantung masing-masing satu, dua tangan dan tiga kaki. Dempetnya dibagian bawah sehingga ke-tiga kakinya mengarah kesamping," Jelas Prof. Sjarif Hidajat, Sp.A(K) dari siaran pers yang diterima Merdeka Bandung, Kamis (19/4).

Anak kedua dari Ibu Dn ini lahir normal di bidan pada usia delapan bulan dalam kandungan (prematur). Mengetahui kondisi kedua bayi dalam keadaan dempet, orangtua langsung membawanya ke RSHS.

Sampai di RSHS tim dokter penanganan bayi kembar siam langsung memulihkan kondisi bayi yang mengalami BBLR (Berat Bayi Lahir Kurang) dengan pemberian cairan dan nutrisi yang dibutuhkan.

"Pada bayi diberikan ASI tetapi karena belum mencukupi diberi susu formula dan cairan sebanyak 70 cc yang terdiri dari natrium, kalium, dan protein," tuturnya.

Saat ini tim dokter masih melakukan observasi dan pencitraan untuk mengetahui organ vital kedua bayi.

"Hari ini tim dokter akan melakukan MRI dan CT scan, untuk mengetahui lebih jelas kondisi keduanya," imbuh dia.

Terkait waktu dan tingkat keberhasilan operasi pemisahan keduanya, Prof Sjarif menyampaikan belum bisa dipastikan.

"Akan diketahui setelah semua hasil pencitraan selesai," kata dia.

Selain pemeriksaan lengkap, syarat dilakukan operasi pemisahan adalah berat badan minimal 5 kg (saat ini masih sekitar 4,1 kg).

Hingga berita ini diturunkan, kedua bayi tidak memiliki jaminan kesehatan sehingga berobat dengan cara bayar umum.

Namun, saat ini keluarga sedang memproses pengajuan SKTM dari Pemerintah Daerah Subang.
Menurut literatur, conjoined twin omphalopagus adalah kondisi kedua tubuh bersatu di bagian bawah dada.

Umumnya masing-masing tubuh memiliki jantung masing-masing, tetapi biasanya kembar siam jenis ini hanya memiliki satu hati, sistem pencernaan, diafragma dan organ-organ lain.

Bayi Ibu Dn ini merupakan bayi kembar siam ke 12 yang ditangani RSHS, sebelumnya pernah dirawat jenis kembar siam yang sama yaitu pada bayi Devina-Devani asal Garut.

 

(es/aa)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG