BANDUNG
  1. BANDUNG
  2. LAPAK
Produk Bandung

Sekali pameran, keripik Preman Pensiun bisa untung Rp 4 juta

Para pemain Preman Pensiun membuat produk-produknya bekerja sama dengan pelaku usaha mikro.

Oleh: Iman Herdiana 27 Desember 2015 13:41

Merdeka.com, Bandung - Produk-produk kuliner buatan artis sitkom Preman Pensiun biasa membuka stand pameran pada suatu event di Kota Bandung. Hari ini produk berupa keripik singkong, ubi cilembu, macaroni, hingga kicimpring atau opak khas Sunda bisa ditemukan di pameran Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Barat di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, Minggu (27/12).

Produk mereka dipasarkan Stand Up Culinary Sundanese Snack yang dikelola pasangan suami istri Nia (40) dan Agus Firmansyah (45), warga Jalan Kancra Nomor 12, Buah Batu, Bandung.

“Kita sering ikut pameran karena omzetnya suka lumayan,” kata Nia, kepada Merdeka Bandung.

Ia menuturkan, para pemain Preman Pensiun membuat produk-produknya bekerja sama dengan pelaku usaha mikro. Misalnya Nining Yuningsih pemeran Ceu Edoh menawarkan produk Kiripik Ceu Edoh.

Lalu Resti Wulandari yang memerankan tokoh Resti menawarkan Makaroni Resti, Iphey yang memerankan Unang menawarkan Keripik Preman yang terbuat dari Ubi Cilembu, dan Epy Kusnandar pemain tokoh Muslihat menawarkan produk Kicimpring Kang Mus.

Produk kuliner para “preman” tersebut dijual antara Rp 15.000, Rp 20.000, hingga Rp25.000. “Dalam sekali pameran biasanya omzetnya bisa mencapai Rp 4 juta,” kata Nia yang mulai memasarkan produk-produk kuliner artis Preman Pensiun sejak lima bulan lalu.

Menurutnya, di antara produk artis Preman Pensiun yang paling laku adalah Kicimpring Kang Mus. Sebab, usaha kicimpring tersebut sudah jalan setahun, paling lama di antara produk artis Preman Pensiun lainnya.

Sistem penjualan Kicimpring Kang Mus pun berbeda, yakni dengan cara jual lepas. Sedangkan produk lainnya bagi hasil. “Untuk kicimpring jual lepas, sekali ngambil 200 pcs dalam sehari dua hari bisa habis,” kata ibu rumah tangga yang mulai memasarkan produknya seccara Online.

Menurutnya, Efy “Kang Mus” membuat kicimpringnya di Garut. Nia sendiri dipercaya memasarkan produk Efy karena kenal dengan istri Karina Ranau, istri Efy. Dari situ, Nia dan suaminya, Agus, bersama-sama memasarkan produk-produk Preman Pensiun lainnya.

Sehari-hari, mereka memasarkan produk menggunakan mobil VW Combi warna biru. Menurutnya, pembeli produk kuliner Preman Pensiun bukan hanya dari Bandung, ada juga yang dari kota tetangga Cimahi, kemudian Depok dan Jakarta.

Selain produk kuliner, pasangan suami istri tersebut juga menjual kaos original Preman Pensiun. Misalnya kaos bergambar Kang Mus, Kang Jamal, dan lainnya. Kaos tersebut dibanderol Rp100 ribu rupiah. Dalam sehari pameran, mereka bisa menjual 30 pcs kaos.

(mh/ih)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANDUNG

BERITA BANDUNG