BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI
Info Kota

Kedubes Amerika ajak pemuda Indonesia sebar berita mendidik di medsos

"Kami memilih Banyuwangi karena di media sosial aktif mengkampanyekan isu bebas sampah. Salah satunya komunitas seasoldier," ujar Venessa.

Oleh: Mohammad Ulil Albab 21 Mei 2017 13:47
Kedubes Amerika bertemu para pengguna Facebook di Banyuwangi

Merdeka.com, Banyuwangi - Komunitas Greenation Fondation bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, mengajak generasi muda di Kabupaten Banyuwangi untuk bijak menggunakan media sosial. Terutama mengajak untuk saling berbagi informasi yang mendidik, kreatif dan inovatif.

Kampanye bertema Social Media for Social Good, akan berlangsung di 16 kota di Indonesia. Sementara Kota Banyuwangi menjadi tempat ketiga dan pertama di Pulau Jawa, setelah Pontianak dan Palembang.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945, diikuti sekitar 150 peserta dari kalangan mahasiswa dan komunitas. Melalui Gerakan Sosial Media for Social Good, berupaya mengajak masyarakat untuk saling berbagi edukasi saat menggunakan media sosial.

"Kami memilih Banyuwangi karena di media sosial aktif mengkampanyekan isu bebas sampah. Salah satunya komunitas seasoldier," ujar Sekertaris Umum Greenation Fondation, Venessa Letizia, usai memberi materi, Sabtu (20/5).

Venessa mengatakan, melalui media sosial generasi muda dari berbagai kalangan bisa turut serta memantau kondisi sosial di sekitarnya dan mengabarkan informasi edukatif.

"Melalui media sosial, bisa mendorong advokasi mengurangi volume sampah plastik. Hingga akhirnya pemerintah membuat peraturan mengurangi penggunaan kantong plastik, lewat peraturan berbayar," katanya.

Tahun lalu, pihaknya sudah berhasil mengaktifkan 1000 pengguna sosial media di 6 kota di Indonesia dengan selalu menyertakan tagar #SocMed4SocGood.

Sementara itu, Deputy Press Attache Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta, Gurdit Singh yang turut hadir menjelaskan, program tersebut merupakan upaya Kedubes Amerika untuk mendorong kota-kota di Indonesia untuk menyebarkan informasi edukatif.

"Kami dari Kedubes sangat senang bermitra dengan greenation dan seasoldier. Karena kami percaya medsos menjadi alat penting untuk kontrol sosial. Kantor kami bekerja sama dengan semua media. Baru saja kami mengadakan World Press Freedom Day untuk mengatasi berita hoax," kata Gurdit.

Program ini, kata Gurdit, akan berlangsung di 16 kota di Indonesia untuk memberikan edukasi dalam penggunaan sosial media. Termasuk di kawasan desa dan kota yang masih sulit akses internet.

"Termasuk di kota kecil yang masih susah internet. Agar menggunakan Medsos untuk share informasi yang penting dan bagus," ujar dia.

Ke depan, bila menemukan pengguna sosial media atau kalangan jurnalis yang bisa mengabarkan informasi penting, bagus dan mendidik, dari Kedubes Amerika memiliki banyak program untuk belajar ke Amerika.

"Kami berkolaborasi dengan banyak pihak. Mulai bidang agrikultur, ekonomi, politik. Seperti mengundang jurnalis Indonesia untuk belajar film pendek yang berhubungan dengan kedua negara, tentang isu korupsi, keberagaman dan banyak lagi," ujar dia.

(mt/mua)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI