BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI
Pariwisata

Taman Jaya Ancol Jakarta, petakan potensi untuk investasi wisata di Banyuwangi

Tertarik menanamkan pengembangan investasi di Banyuwangi karena dinilai akses penerbangan sudah lebih terbuka.

Oleh: Mohammad Ulil Albab 28 Februari 2018 13:51
Paul Tehusijarana dan Bupati Anas

Merdeka.com, Banyuwangi - Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Paul Tehusijarana, sebagai pengelola wisata terpadu Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta rencananya bakal mengembangkan investasi pariwisatanya di Jawa Timur. Saat ini, pihaknya sedang memetakan potensi untuk pengembangan wisata di Kabupaten Banyuwangi dan Kota Surabaya.

"Kami juga lihat lain juga (di Jawa Timur). Tetapi fokus di dua tempat, Banyuwangi dan Surabaya," ujar Paul saat menemui Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (28/2).

Paul menilai, Banyuwangi punya potensi yang besar, salah satunya karena punya wahana wisata pantai luas. Taman Impian Jaya Ancol, juga memanfaatkan potensi pantai di Jakarta Utara.

"Di sini pilihannya banyak, karena sama-sama dekat laut, potensinya apa, kami lihat di sini. Potensinya besar, lautnya lebih bersih, jadi kesempatan untuk mengembangkan lebih besar," kata dia.

Sejauh ini, dia belum memastikan lokasi yang bakal menjadi tempat pengembangan wisata di Banyuwangi. Namun, dia sudah melihat beberapa potensi di sejumlah destinasi di Banyuwangi.

"Saya baru lihat Ijen, rumah makan pondok indah di Licin dan pantai Vila Solong di Kalipuro. Habis ini, saya akan kembali ke Jakarta untuk mengkaji dan mengirim tim," kata dia.


Pihaknya yakin, penanaman investasi pengembangan wisata di Banyuwangi bakal menyerap tenaga kerja lokal. Serta tentunya bakal meningkatkan kunjungan wisatawan di Banyuwangi. Tahun lalu, wahana Jaya Ancol menyerap kunjungan wisatawan hingga 18,7 juta.

"Kalau bicara SDM enggak takut, di sini, masyarakatnya sudah siap dan terbiasa menerima tamu dari luar," jelasnya.

Sejauh ini, pihaknya tertarik menanamkan pengembangan investasi di Banyuwangi karena dinilai akses penerbangan sudah lebih terbuka. Sudah ada 4 penerbangan Jakarta-Banyuwangi dalam sehari.

Sementara itu, Bupati Anas meminta pengembangan investasi wisata di Banyuwangi harus menggunakan konsep yang ramah lingkungan dan menguatkan budaya lokal. Menurut Anas dengan pasar pariwisata internasional ke depan, trennya lebih ke ekowisata.

"Konsepnya bisa dibuat alami untuk ekowisata. Saya yakin bisa, karena (Jaya Ancol) punya banyak pengalaman," kata Anas.

Pengembangan wahana wisata bermain ini, bakal banyak terbantu ketika aksebilitas di Banyuwangi semakin terbuka. Pada 2020, Tol Probolinggo-Banyuwangi diproyeksikan akan selesai.

"Tol Probolinggo-Banyuwangi, juga sedang proses, aksesnya semakin terbuka," katanya.

 

(es/mua)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI