BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. KULINER
kuliner

Segarnya rujak kecut Khas Banyuwangi, bisa jadi obat sakit kepala lho!

Harga rujak kecut per porsi dibanderol dengan harga terjangkau. Cukup dengan Rp 3 ribu sudah bisa menikmati salah satu kuliner khas Using ini.

Oleh: Mohammad Ulil Albab 27 Maret 2016 10:03
Rujak kecut Banyuwangi

Merdeka.com, Banyuwangi - Bila anda melewati jalan menuju Desa Wisata Using Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, sempatkan mampir di warung sederhana pinggir jalan. Meski sederhana namun di sana selalu menyajikan kuliner khas Using. Di antaranya ada kuliner rujak kecut.

Mendengar nama rujak kecut, siapapun pasti akan membayangkan dominan rasa asam dalam kuliner tersebut. Namun jangan salah, bila mencoba kuliner yang satu ini, aroma harum, segar, disertai rasa gurih, pedas, manis dan asam akan membuat pelanggan ketagihan.

Parutan ubi jalar, pepaya setengah matang, mentimun menguatkan rasa gurih kuliner rujak kecut. Sedangkan rasa asam ditimbulkan dari jeruk khusus sambal, bukan jeruk nipis. Sedangkan rasa manis, muncul dari gula pasir dan campuran gula aren. Saat dinikmati, rujak kecut akan menghadirkan rasa dominan segar. Sangat pas dikonsumsi di saat siang hari.

Ibu Jamsah, penjual rujak kecut di Desa Wisata Using, mengatakan masyarakat Using bila sakit kepala obatnya cukup mengkonsumsi rujak kecut. "Wong dadi obat. Lak ngelu makan rujak kecut marek (Bisa jadi obat, kalau pusing makan rujak kecut bisa sembuh)," ujar Jamsah, kepada Merdeka Banyuwangi, Kamis (24/3).

Jamsiah, sudah berjualan rujak kecut sejak 2004. Dia bercerita, ada banyak pelanggan dari luar kecamatan, seperti Genteng yang sering membeli racikan rujak kecutnya. "Wong Genteng, sering beli rujak kecut," tuturnya.

Harga rujak kecut per porsi dibanderol dengan harga terjangkau. Cukup dengan Rp 3 ribu sudah bisa menikmati salah satu kuliner khas Using ini. Silakan coba.

(mt/mua)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI