BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. PARIWISATA
Wisata Alam

Menikmati segarnya Air Terjun Telunjuk Dewa Raung

Menuju ke sana, pengunjung harus menyusuri jalan di tengah ladang tebu milik Perkebunan Tirta Harapan, jarak tempuhnya sekitar 4 kilometer.

Oleh: Mohammad Ulil Albab 18 Juli 2016 12:52
Air Terjun Telunjuk Dewa Raung

Merdeka.com, Banyuwangi - Sekitar 40 Kilometer dari pusat Kota Banyuwangi sebelah barat daya, terdapat surga tersembunyi di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon. Di sana terdapat air terjun bernama Telunjuk Dewa Raung yang bikin sejuk dipandang.

Air terjun yang berada di lereng Gunung Raung sebelah timur ini masih terbilang baru menjadi destinasi wisata umum di Banyuwangi. Wisata ini baru dibuka sekitar lima bulan yang lalu, dari hasil swadaya warga Desa Sumber Arum.

Menariknya, warga Desa Sumber Arum berinisiatif membuka potensi wisata alam tersebut untuk pembangunan masjid. Selain untuk memperkuat sendi perekonomian warga sekitar.

“Ini hasil swadaya masyarakat. Hasilnya untuk Masjid Al-Ikhlas Dusun Mangaran. Jadi ini murni inisiatif warga dan untuk ngangkat perekonomian warga sini juga,” jelas Dedi Gunawan, ketua pengelola wisata air terjun Telunjuk Dewa Raung kepada Merdeka Banyuwangi.

Untuk menuju ke sana, pengunjung harus menyusuri jalan di tengah ladang tebu milik Perkebunan Tirta Harapan. Jarak tempuhnya sekitar 4 kilometer dari pemukiman warga Desa Sumber Arum dengan kondisi jalan terjal dan naik turun.

Sesampai di sana, pengunjung cukup membayar uang parkir senilai Rp 2 ribu. Selebihnya, silakan menikmati keindahan wisata dengan jalan kaki turun ke bawah dan menyusuri tepi jurang.

Pengunjung menikmati kesegaran Air Terjun Telunjuk Dewa Raung
© 2016 merdeka.com/Mohammad Ulil Albab

Meski terkesan ekstrem, tapi jangan khawatir. Jalan setapak yang dibuat warga cukup lebar. Sebagai penuntas lelah, selama turun ke bawah menuju lokasi air terjun, tersedia beberapa spot untuk duduk-duduk santai. Sehingga membuat pengunjung tetap fokus.

Rasa takut dengan ketinggian, lelah, bisa jadi akan hilang setelah menikmati jernihnya air, hamparan hijau rumput, dan bukit-bukit lereng raung dari ketinggian.

Sesampai di bawah, pengunjung akan menyusuri jalanan di sekitar sungai dari lelehan air terjun. Di sana Anda tahu mengapa wisata ini disebut Telunjuk Dewa Raung. Sederhana, hanya karena bentuk air terjun serta sungainya mirip dengan posisi tangan sedang telunjuk.

“Dinamakan telunjuk raung karena sama dengan bentuk telunjuk,” ujar Dedi.

Sesampai di puncak perjalanan ini, silakan membasuh muka, atau sekalian mandi di area air Terjun. Dijamin akan merasakan dingin serta segarnya air di sana.

“Di balik air terjun itu ada gua. Tapi gak tahu seberapa panjang dalamnya,” lanjutnya.

Wisata air terjun Telunjuk Dewa Raung, bisa dikunjungi mulai pukul 07.00 WIB. Petugas keamanan biasanya akan menunggu sampai 6 sore. “Tapi kalau masih ada yang belum pulang ya akan kami tunggu. Maksimal jam 6 sore itu lah,” jelas Hadi, pihak keamanan wisata.

(ff/mua)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI