BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. PARIWISATA
Wisata Alam

Pesona air terjun kembar di lereng Gunung Ijen

Air terjun kembar dipercaya masyarakat sekitar bisa dijadikan obat.

Oleh: Mochammad Andriansyah 28 Maret 2016 17:57

Merdeka.com, Banyuwangi - Tak diragukan lagi spot wisata di Banyuwangi Jawa Timur tak terhitung banyaknya. Bahkan bisa disebut, Tanah Osing atau Using adalah surganya para pelancong.

Limat tahun lalu, saat kali pertama menjabat, Bupati Banyuwangi ‎Abdullah Azwar Anas, mengenalkan pada dunia, kabupaten berjuluk the Sunrise of Java ini memiliki banyak tempat wisata menarik, termasuk kaya akan budaya lokalnya.  

Melalui berbagai festival unik di Tahun 2012 silam, Anas memperkenalkan ‎Pantai Pulau Merah, Pantai Boom, Kawah Ijen dengan blue fire-nya, serta tempat-tempat wisata menarik lainnya.

Terbaru, Banyuwangi kembali menemukan lokasi wisata menarik lain. Yaitu Air Terjun Kembar di lereng Gunung Ijen, atau tepatnya di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Licin. Lokasi ini, juga disebut Air Terjun Jagir. Disebut Air Terjun Kembar, karena memiliki empat titik air terjun di satu lokasi.

Selain daya tarik alamnya luar biasa, konon, Air Terjun Kembar juga diyakini memiliki khasiat obat. Makin mempesona, di sekitar air terjun di kelilingi hutan lebat. Kondisi alam yang masih alami ini juga didukung keberadaan sungai-sungai kecil dipenuhi bebatuan.

Karena memiliki potensi wisata menarik, Anas langsung tertarik membangun lokasi tersebut. Saat ini, proses pembangunan masih berjalan. Di pintu masuk, akan dibangun gapura dan loket.

"Baru sekitar tiga tahun lalu, banyak orang datang ke sini. Dan sama Pak Bupati (Abdullah Azwar Anas) dibangun jelang maju kembali kemarin (Pilkada 2015)," terang Reni (62), ‎warga sekitar pada merdeka.com, Senin (28/3).

Pemilik warung kopi di sekitar air terjun ini juga menyebut, satu dari empat air terjun berasal dari Sumber Pawon Gunung Ijen. "Orang yang datang ke sini, ya untuk mandi. Beberapa tahun lalu, ada orang dari Surabaya. Katanya keluarganya sakit dan diminta mengambil air dari sini untuk obat," papar perempuan paruh baya ini.

"Setelah mengambil air tersebut, beberapa hari kemudian, orang tadi datang lagi. Katanya keluarganya sudah sembuh. Karena sudah nazar, dia bikin selamatan di sini, di air terjun. Ada juga yang datang untuk cari jodoh. Setelah mandi dan meminum airnya, dia mengaku dapat jodoh," imbuhnya.

Air terjun dari Sumber Pawon juga kerap dijadikan obat rematik, asam urat, bahkan obat untuk orang lumpuh. "Setelah mandi di kali (sungai) kecil yang airnya berasal dari air terjun, katanya sembuh. Orang lumpuh, setelah tiga kali ke sini, langsung bisa jalan," cerita si nenek lagi.

Masih kata Reni, ‎satu dari empat titik Air Terjun Kembar, airnya dimanfaatkan oleh PDAM untuk diolah menjadi air bersih, kemudian dua air terjun lainnya, terdapat kolam pemandian dan digunakan mandi oleh warga sekitar dan para wisatawan. "Air terjunnya ada empat. Satu yang di atas tidak dipakai untuk mandi, karena airnya kotor," katanya lagi.

‎Reni yang mengaku tiga kali memindah warungnya akibat renovasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk mempercantik Air Terjun Kembar juga mengaku, keyakinan bisa dijadikan obat, diketahui saat ada banyak orang luar datang ke desanya.

"Kalau orang sini mau mandi ya mandi saja. Ndak ada apa-apanya. Tapi sejak ada orang datang, dan percaya bisa dijadikan obat, banyak yang datang. Saya tahu, karena saya orang asli sini. Saya juga yang pertama punya warung di air terjun ini. Waktu dibangun Pak Bupati, warung saya dipindah tiga kali," ujarnya.

(mh/ma)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI