BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. PARIWISATA
Zona Turis

Usai daki Gunung Ijen, Menpan RB langsung ingin cerita ke Jokowi

Asman akan menceritakan keindahan Ijen dalam sidang kabinet.

Oleh: Muhammad Hasits 21 November 2016 17:11

Merdeka.com, Banyuwangi - Di sela kunjungan kerja ke Banyuwangi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur menyempatkan diri mendaki Gunung Ijen, Senin (21/11) dini hari.

Asman mengaku penasaran dengan Ijen yang terkenal dengan api birunya (blue fire). Blue fire merupakan fenomena alam yang hanya terjadi di dua tempat di dunia. Selain di Banyuwangi, fenomena alam serupa juga terdapat Islandia. "Ijen itu punya kekayaan alam yang tidak banyak dimiliki negara lain," puji Asman.

Sepanjang pendakian sekitar tiga kilometer dengan rute menanjak, Asman terpukau dengan pemandangan alam yang menakjubkan tersebut. Menurut dia, Ijen memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

"Kekayaan alam ini bermanfaat jika dikelola dengan baik. Masyarakat diedukasi bagaimana caranya agar tidak merusak alam, tapi bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Keindahan Gunung Ijen, imbuh Asman, tak hanya milik Banyuwangi saja, tapi menjadi milik Indonesia. Menurut dia, pemerintah pusat harus turut mengembangkan Ijen ini. Pemerintah Pusat dan Daerah harus bahu membahu untuk pengembangan Kawah Ijen yang luar biasa.

Untuk itu, Asman berjanji akan menyampaikan di sidang kabinet bersama presiden tentang pengembangan Banyuwangi dan potensi pariwisatanya. "Kami akan dorong terus perbaikan sarana prasarananya. Termasuk rest area, toilet, dan fasilitas umum lainnya. Tahun depan Indonesia menargetkan 20 juta wisatawan. Dengan destinasi ini, kami optimis bisa mencapai 30 juta wisatawan," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang ikut bersama rombongan Menteri Asman Abnur mendaki Ijen merasa termotivasi dengan kehadiran Menpan. "Kami seperti mendapat spirit baru. Destinasi kawah Ijen ini bukan lagi milik daerah, tapi milik Indonesia. Jadi sudah sepatutnya Pemerintah Pusat ikut serta berkontribusi mengembangkannya. Ini jadi vitamin buat Banyuwangi," kata Anas.

Anas mengatakan Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengembangkan Ijen dengan berbagai sarana prasarana. "Sarana prasarana terus akan kami tambah di tempat ini, demi kenyamanan pengunjung. Termasuk pembangunan cable car dan air bersih," kata Anas.

Untuk pembangunan cable car sendiri, ungkap Anas, tinggal menunggu izin dari BKSDA. Proses perizinannya sekarang masih berjalan. Dari Kemenpar sudah setuju, tinggal tunggu izin dari BKSDA.

Meski demikian, imbau Anas, pengembangan Kawasan Ijen tidak akan mengorbankan kelestarian okisistem yang ada. "Pembangunan Ijen ini harus dengan catatan, ke depan ekosistem harus tetap dijaga," ujarnya.

(mh/mh)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI