BANYUWANGI
  1. BANYUWANGI
  2. PROFIL
Kisah Inspiratif

Craig, warga Amerika yang jatuh cinta dengan lagu Using Banyuwangi

Bule yang biasa disapa Udin ini sudah keliling Asia, tapi selalu ingat Banyuwangi.

Oleh: Mohammad Ulil Albab 19 September 2016 18:30

Merdeka.com, Banyuwangi - Craig (45) warga California, Amerika Serikat langsung jatuh cinta pada lagu-lagu Using Banyuwangi, saat pertama kali mendengarkan lagu berjudul "lungset" yang dipopulerkan Mahesa. Artis lokal Banyuwangi.

Setelah mendengar lagu lunget, pria yang akrab dipanggil Udin ini langsung ingin membeli album sekaligus bertemu Mahesa. "Dua hari setelah datang ke Banyuwangi langsung ketemu pada bulan Mei lalu," ujarnya kepada Merdeka Banyuwangi, Senin (19/9).

Saat bertemu Mahesa, Udin mengucapkan rasa terimakasih. Menurutnya, lagu-lagu tradisional Using membuatnya tenang. "Lagu Using karena suka di hati. Pertama kali mendengarkan lagu, suka di hati. Musiknya punya energi," jelasnya.

Dari situ, Udin tertarik untuk mempelajari bahasa Using dan Indonesia. Dia memutuskan untuk tinggal di Banyuwangi selama dua bulan. "Setiap kali mendengarkan, saya ingat Banyuwangi. Dan saya tertarik mempelajari bahasanya," ujarnya.

Udin sangat senang saat diajak Mahesa untuk menjadi peran cerita dalam rekaman video lagu-lagunya. Perasaannya saat itu campur aduk, antara senang dan gerogi. Di California, Udin merupakan petugas pemadam kebakaran. Bukan seorang seniman.

"Awalnya nervous dan menyenangkan. Saya tidak menyanyi, saya hanya seorang pemadam kebakaran," jelasnya.

Hasilnya, Udin menjadi peran seorang polisi dalam video lagu berjudul "Ojo Nguber Welase". Dari delapan video lagu Using yang melibatkan Udin. Dia akhirnya percaya diri dan mau menyanyikan lagu Using. Meski dengan suara yang pas-pasan. Judul lagu yang dia nyanyikan antara lain "Sitik-sitik Baen" dan "Lungset" yang dinyanyikan bersama Vita.

Usai dari Banyuwangi, Udin melanjutkan perjalanan ke Thailand, Srilanka dan Nepal selama dua bulan. Namun, selama di beberapa negara Asia Tenggara tersebut, Udin selalu ingat Banyuwangi ketika mendengarkan lagu Using yang dinyanyikan Mahesa. Maupun video klip yang melibatkan dirinya.

"Dua bulan di Nepal dan Srilanka, tapi hati dan pikiran saya terus terpanggil untuk kembali ke Banyuwangi. Terutama setelah mendengarkan lagu Using," paparnya.

Akhirnya Udin benar-benar kembali datang ke Banyuwangi sejak sebulan lalu. Saat bercerita, Udin sedang duduk santai di homestay di kawasan Dusun Watu Ulo, Desa Rejosari, Banyuwangi.

Sambil belajar Bahasa Indonesia dan Using, saat ini Udin sudah beberapa kali memberi materi motivasi kepada siswa-siswi di sekolah Banyuwangi. Misalkan di sekolah disabilitas SMA LB, Kecamatan Glagah dan salah satu SMP di Genteng.

"Saya punya teman seorang guru dari Genteng. Diajak memberi pelajaran motivasi tentang rasa percaya diri, karena banyak orang luar bisa di Banyuwangi. Setelah memberi motivasi saya ajak bernyanyi bersama-sama lagu lungset," ujar pria yang memiliki latar belakang pendidikan botani ini.

Selama di Banyuwangi, Udin merasa senang dengan keramahan warga Banyuwangi. Dia mencontohkan, setiap jalan-jalan, banyak orang yang menyapa dan menawarinya mampir.

"Setiap jalan-jalan ditawari mampir. Saya disapa. Ditawari untuk mampir, dibuatkan kopi dan ditawari menginap juga. Saya senang sekali," jelasnya, sambil memperlihatkan beberapa cuplikan video lagu Using yang melibatkan dirinya.

(mh/mua)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI BANYUWANGI

BERITA BANYUWANGI