Cara Mengetahui Pesan Berantai di WA Hoaks atau Bukan

Cara Mengetahui Pesan Berantai di WA Hoaks atau Bukan
Ilustrasi WhatsApp. © Deccan Chronicle
CEK-FAKTA | 6 Oktober 2021 12:23 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Berita bohong atau hoaks sering kali beredar di aplikasi WhatsApp. Pesan yang dikirim sifatnya lebih pribadi dibandingkan media sosial lain sehingga penyebaran hoaks di sana sulit terdeteksi.

Terlebih, aplikasi WhatsApp terlindungi enkripsi end-to-end sehingga hanya pengirim dan penerima pesan yang bisa melihat pesan tersebut. WhatsApp tidak bisa melihat pesan yang dikirimkan pengguna mereka.

Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia, Esther Samboh, menjelaskan saat ini WhatsApp memiliki fitur melaporkan atau report, pengguna bisa memanfaatkan fitur ini untuk melaporkan akun yang sering menyebarkan hoaks ke WhatsApp. Setelah sering mendapat laporan, akun tentunya akan ditindak.

Selain itu, ada fitur pesan yang diteruskan atau forward. Fitur ini juga bisa menjadi alarm bagi pengguna sebelum memutuskan untuk menyebarkan atau mengikuti anjuran yang ada di konten tersebut.

Pesan yang diteruskan merupakan penanda jika pesan tersebut ditulis oleh orang lain, bukan oleh si pengirim pesan sendiri. Ketika pesan itu sudah berkali-kali diteruskan, WhatsApp akan memberi label "forwarded many times".

Pengguna perlu waspada jika mendapatkan pesan dengan label seperti ini karena bisa saja informasi di dalamnya tidak akurat.

"Kami sebagai platform digital ada tanggung jawab juga sebagai pemangku kepentingan. Kami tidak hanya berikan platform, tapi, juga cara belajar lebih lanjut tentang platform yang sudah kami sediakan," kata Esther Samboh dilansir dari ANTARA, Rabu (6/10).

WhatsApp juga bekerja sama dengan sejumlah pengecek fakta di Indonesia, salah satunya Mafindo, untuk mengembangkan chatbot di akun WhatsApp mereka untuk membantu pengguna mengetahui mana hoaks.

(mdk/lia)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami