CEK FAKTA: Benarkah Sabun Antiseptik Mengandung Povidone Iodine Bisa Bunuh Covid-19?

CEK FAKTA: Benarkah Sabun Antiseptik Mengandung Povidone Iodine Bisa Bunuh Covid-19?
CEK-FAKTA | 14 Januari 2021 16:19 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Beredar informasi sabun antiseptik dengan bahan Povidone Iodine mampu membunuh virus covid-19. Informasi itu menyebutkan bahwa sabun antiseptik bermerek Betadine SC Antiseptik bisa membunuh virus Covid-19 karena mengandung povidone Iodine 7,5 persen.

sabun mandi yang viral mengandung povidon iodin
Ā©2021 Instagram

"BARUSAN GAK SENGAJA DENGER ADA YANG BELANJA DI GUARDIAN. BELI SABUN BETADIN WARNA MERAH INI BANYAK BANGET KATANYA BUAT TEMEN TEMENNYA YANG ABIS LIBURAN SEMUA HARUS MANDI PAKE INI PAS PULANG KERUMAH

KEPO TRUS PENASARAN. LIAT SABUNNYA TERUS GOOGLE NEMU Ini

ISINYA POVIDONE-IODINE 7,5%"

Dicantumkan hasil penelitian terkait Povidone Iodine.

"Povidone-iodine demonstrate rapid in-vitro virucidal activity against SARS-Cov-2, the virus causing COVID-19 disease"

Penelusuran

Penjelasan terkait bahan Povidone-iodine yang bisa membasmi virus Covid-19, dijelaskan dalam artikel kompas.com berjudul "Povidone-Iodine Bunuh SARS-CoV-2, Bagaimana Mekanismenya Cegah Covid-19?" pada 8 Juli 2020.

Antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine ( PVP-I) telah dibuktikan para peneliti, dapat membunuh virus corona baru, SARS-CoV-2 yang tengah mewabah. Dalam Virtual Media Briefing, Update Terkini Studi In Vitro BETADINEĀ® (PVP-I) dalam Melawan Virus SARS CoV-2 dan Rekomendasi Ahli terkait Perlindungan Tambahan untuk Meminimalisir Potensi Infeksi Silang selama Pandemi Covid-19, antiseptik ini telah digunakan sejak lama, bahkan saat berbagai wabah terjadi sepanjang abad 21 ini.

Sebut saja wabah virus ebola, MERS-CoV, hingga infeksi saluran pernapasan akut SARS-CoV pertama yang mewabah 2009 silam.

SATGAS Covid-19 PB PDGI, Prof. drg. Rahmi Amtha, MDS,Sp.PM, PhD mengatakan kandungan antiseptik PVP-diketahui memiliki anti-microbicidal yang sangat luas.

"PVP-I juga efektif saat wabah SARS-CoV satu, dan MERS, lalu ebola, bisa diatasi, lalu sekarang juga dibuktikan efektif untuk SARS-CoV-2," kata Prof Rahmi, Rabu (8/7/2020).

Kalau meninjau kembali pengalaman sebelumnya, PVP-I dengan infeksi saluran napas, penelitiannya sudah sangat banyak.

Prof Rahmi mengatakan berbagai laporan ilmiah menunjukkan povidone-iodine efektif dalam mengurangi tingkat keparahan, sehingga bisa mengurangi infeksi saluran napas, radang tenggorokan, serta penggunaan PVP-I pada pasien yang menggunakan ventilator untuk mencegah radang paru.

Kandungan antiseptik PVP-I ini terdapat di beberapa produk, salah satunya pada berbagai varian Betadine.

Salah satunya studi yang dilakukan peneliti di Dune-National University Singapore (NUS) yang menunjukkan PVP-I pada beberapa produk Betadine dapat membunuh 99,99 persen virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Itu menunjukkan kemampuan anti-virus pada PVP-I ini sangat kuat. Hasil yang sama juga telah dilaporkan laboratorium di University of Malaya, yang mampu membunuh virus dalam 15 detik dengan log yang lebih tinggi lagi," ungkap Prof Rahmi.

Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi mengatakan ada dua studi tentang manfaat PVP-I yang telah selesai dilakukan.

Salah satunya studi yang dilakukan peneliti di Duke-National University Singapore (NUS) yang menunjukkan PVP-I pada beberapa produk Betadine dapat membunuh 99,99 persen virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Semua produk dari kandungan PVP-I 10 persen, 7,5 persen, gragle atau obat kumur 1 persen dan yang 0,5 persen sudah dites, dan dapat membunuh SARS-CoV-2 ini dalam 30 detik," kata Mada.

Bahkan, imbuh Mada, studi baru yang sudah diterima oleh British Dental Journal juga menunjukkan produk obat kumur gargle dengan kandungan 1 persen dapat membunuh virus ini dalam waktu 15 detik.

Kesimpulan

Informasi Povidone-iodine 7,5 persen yang terkandung dalam Betadine SC antiseptik memang benar. Povidone-iodine memang efektif untuk SARS-CoV-2.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami