CEK FAKTA: Disinformasi Daftar Virus Berasal dari China

CEK FAKTA: Disinformasi Daftar Virus Berasal dari China
CEK-FAKTA | 21 Mei 2020 12:35 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Beredar daftar virus yang diklaim berasal dari China sejak 1950 sampai 2019 di media sosial Facebook.

Informasi tersebut diunggah akun Facebook Mark Alexander White pada 9 Mei 2020, menampilkan ilustrasi gambar Presiden China Xi Jinping yang sedang melihat peti mati bercorak bendera dari berbagai dunia.

Dalam foto tersebut diberi keterangan waktu dan jenis virus dalam bahasa Inggris yang diklaim bersumber dari China, antara lain:

1957-1958-H2N2 originated in China
1968-1969-H3N2 originated in China
1997-2004-H5n1 originated in China
2003-SARS originated in China
2006-Bird Flu originated in China
2009-Swine Flu originated in China
2013-Procine Pestivirus originated in China
2019-Covid-19 originated in China

disinformasi daftar virus berasal dari china

©2020 Merdeka.com/ Facebook Mark Alexsander White

Penelusuran

Cek Fakta Merdeka.com menelusuri klaim daftar virus yang berasal dari China. Dikutip dari Antara dalam artikel berjudul " Cek fakta: Benarkah ini daftar virus yang berasal dari China?".

Melansir penelusuran fakta milik Kantor Berita AFP, gambar sekaligus narasi yang disebarkan oleh pengguna Facebook itu adalah informasi yang menyesatkan.

Menurut Pusat Kendali dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, virus H2N2 pertama kali dilaporkan di Singapura pada 1957 dan virus H3N2 muncul di Amerika Serikat pada 1968.

Sementara itu, virus H5N1, atau flu burung, pertama kali dilaporkan menginfeksi angsa di provinsi Guangdong, China pada 1996. Kemudian, kasus pertama H5N1 pada manusia dilaporkan terjadi di Hong Kong pada 1997.

Virus itu muncul kembali pada 2003 dan 2006. Sejak muncul kembali itu flu burung telah menyebar ke seluruh Asia, Eropa, dan Afrika melalui migrasi burung, demikian disampaikan CDC dalam penelitian pada 2006 yang diterbitkan oleh American Academy of Family Physicians.

Kemudian, SARS yang disebabkan oleh virus SARAS-CoV pertama kali terdeteksi di provinsi Guangdong, China selatan, pada 2002.

Berikutnya, swine flu atau flu babi yang disebaban oleh virus H1N1 pertama kali dilaporkan menginfeksi manusia di AS, pada 2009.

Porcine pestivirus, pertama kali terdeteksi di antara anak babi di Austria pada 2013.

Terakhir adalah COVID-19 sebagai penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV2 yang dilaporkan pertama kali terjadi di Wuhan, China pada Desember 2019.

Kesimpulan

Klaim delapan daftar virus yang berasal dari China salah. Faktanya tidak semua virus penyebarannya berasal dari China.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami