CEK FAKTA: Hoaks Menteri Nadiem Positif Corona

CEK FAKTA: Hoaks Menteri Nadiem Positif Corona
Berita hoax. ©2014 Merdeka.com
CEK-FAKTA | 18 Maret 2020 16:08 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Pasca Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif virus corona, di media sosial banyak kabar menyebutkan ada menteri Presiden Jokowi yang kembali terpapar virus corona.

Terlebih di media sosial Facebook ramai yang mengaitkan jika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim positif corona dan sedang menjalani menjalani isolasi secara mandiri, dan terlihat foto yang memperlihatkan sejumlah tenaga medis sedang menangani pasien corona terlihat dari artikel yang diunggah situs OPERANEWSAPP.COM berjudul "Menteri Nadien Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri".

Ditambah juga narasi yang bertuliskan, "Satu lagi Menteri kabinet Jokowi positif Terpapar COVID-19.. semoga tidak ada lagi kalimat2 menyepelekan Peringatan keras dari Allah...".

Penelusuran

Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta merdeka.com, dalam artikel tersebut bukam Menteri Nadiem yang positif corona, tetapi Menteri Kesehatan Inggris Nadine Dorries yang terinfeksi covid-19.

Seperti yang diberitakan oleh TribunJateng.com dengan judul 'Menteri Nadine Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri'

TRIBUNJATENG.COM, LONDON - Menteri Nadine Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri
Menteri Kesehatan Inggris Nadine Dorries dilaporkan saat ini tertular virus corona dan menjalani isolasi secara mandiri.
Dalam keterangan resminya, Dorries menuturkan bahwa dia segera mengambil segala langkah pencegahan begitu mendapatkan konfirmasi positif.

Dilansir Sky News, Selasa (10/3/2020), Dorries menerangkan, Dinas Kesehatan Inggris (PHE) langsung melakukan pelacakan, dan kantornya langsung ditutup.

"Saya ingin berterima kasih kepada PHE dan Dinas Kesehatan Nasional (NHS) yang luar biasa sudah menyediakan nasihat dan dukungan kepada saya," tuturnya.

Kesimpulan

Jadi dapat disimpulkan yang positif corona bukan Menteri Nadiem, melainkan Menteri Nadine Dorries, Menteri Kesehatan Inggris. Jadi informasi tersebut keliru. (mdk/dan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami