CEK FAKTA: Hoaks Senjata Pelaku Penembakan di Mabes Polri Tidak Berbahaya

CEK FAKTA: Hoaks Senjata Pelaku Penembakan di Mabes Polri Tidak Berbahaya
Mabes Polri pasca teror. ©2021 Merdeka.com
CEK-FAKTA | 7 April 2021 16:00 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Informasi senjata yang digunakan pelaku penembakan di Mabes Polri tidak berbahaya beredar di media sosial. Informasi itu menyebutkan senjata jenis soft gun milik pelaku tidak berbahaya, hanya suara saja yang menakuti.

hoaks senjata pelaku penembakan di mabes polri tak berbahaya
Kominfo

"SOFT GUN

Hanya disebabkan Insan Lemah mengacungkan Pistol Gas (sift gun) yang jika ditembakkan pasti tidak akan mematikan sasarannya.

Karena pistol sejenis soft gun itu hanya "bunyinya" sekedar bersifat menakut-nakuti saja".

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel medcom.id berjudul "Senjata Airgun Milik ZA Ternyata Mematikan, Ini Bedanya dengan Airsoft Gun" pada 2 April 2021, dijelaskan bahwa senjata milik pelaku bisa mematikan.

Kepolisian telah mengungkap kalau senjata yang digunakan pelaku teror Zakiah Aini (ZA) saat menyerang Mabes Polri merupakan jenis Airgun berkaliber 4,5 milimeter.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono.

"Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet cal (kaliber) 4,5 mm," kata Argo dalam keterangannya, Kamis 1 April 2021.

Senjata Airgun menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru. Co2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata.

Mekanisme penggunaannya menggunakan tekanan angin, mirip dengan cara kerja airsoft gun atau senapan angin. Namun yang membedakan adalah tekanan angin yang digunakan.

Peluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri terbuat dari logam. Sedangkan airsoft gun, menggunakan peluru dari plastik yang lebih ringan.

Karena itu, airgun lebih berbahaya dan lebih mematikan ketimbang airsoft gun, meski keduanya sama-sama berjenis senjata angin.

Kesimpulan

Informasi senjata soft gun yang digunakan pelaku penembakan di Mabes Polri tidak berbahaya adalah hoaks. Senjata yang digunakan pelaku berjenis Airgun berkaliber 4,5 milimeter dan mematikan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami