CEK FAKTA: Hoaks Tulisan Soal Pasien Rumah Sakit Mengatasnamakan Terawan

CEK FAKTA: Hoaks Tulisan Soal Pasien Rumah Sakit Mengatasnamakan Terawan
Menkes Terawan. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
CEK-FAKTA | 1 Desember 2021 14:22 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Tulisan soal pasien rumah sakit dan mencantumkan nama Eks Menkes Terawan beredar kembali di media sosial. Dalam tulisan itu menyebutkan bahwa pasien yang masuk rumah sakit akan diobati, dan akan mati. Kemudian, dokter yang punya darah tinggi tidak bisa mengobati dirinya sendiri, namun bisa memberi resep untuk pasien.

hoaks pernyataan terawan soal rumah sakit
istimewa

"*INI PERNYATAAN EKSTRIM PAK MENKES, TAPI ADA BENARNYA JUGA*
*Ucapan Menteri Kesehatan*
*di bawah ini patut menjadi renungan !*
*01. Masuk ke RS orangnya belum mati, diobati beberapa bulan kemudian mati,*
*coba kamu pikirkan ini diobati hingga sembuh, atau diobati hingga mati ?*
*02. Diabetes
*Mula mula satu tanda plus, selama 10 tahun pengobatan berubah menjadi empat tanda plus,*
*coba kamu katakan setelah pengobatan jadi ringan atau tambah berat, serta apakah masih bisa bertahan 10 tahun lagi ...*
*03. Dokter sendiri berdarah tinggi 10 tahun, dia sendiri tidak dapat mengobati dirinya, tapi bisa bisa buka resep untuk pasien darah tinggi.*
*Dokter itu sendiri diabetes 5 tahun, asam urat 8 tahun, membuka resep mengobati pasien yg sakit 1-2 tahun*"

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoaks.

Informasi serupa sempat beredar di tahun 2018. Saat itu, informasi yang sama menyebutkan nama Menteri Kesehatan China, Zhang Wen Kang.

Kemudian, merdeka.com menelusuri informasi yang beredar. Tidak ditemukan artikel maupun pernyataan dari eks Menkes Terawan soal rumah sakit tersebut.

Kesimpulan

Informasi soal pasien rumah sakit yang mencantumkan nama eks Menkes Terawan adalah hoaks. Informasi serupa pernah beredar tahun 2018, dan tidak terbukti kebenarannya.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(mdk/lia)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami