CEK FAKTA: Hoaks Video Muhammadiyah Terkait KTP Non Muslim Tak Bisa Ikut Vaksin

CEK FAKTA: Hoaks Video Muhammadiyah Terkait KTP Non Muslim Tak Bisa Ikut Vaksin
Vaksin Massal di Istora. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo
CEK-FAKTA | 6 April 2021 11:57 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Beredar video calon peserta dengan KTP non Islam sudah registrasi online tidak bisa diregistrasi dalam pelayanan vaksinasi Covid-19. Dalam video berdurasi 32 detik ini, terlihat seorang pria sedang berbicara menggunakan pengeras suara.

"Yang mendaftar melalui online ya dengan kategori, dengan catatan kategori pelayanan publik Muhammadiyah, kami sudah mendapatkan informasi dari PIC-nya yang di belakang, bahwa untuk KTP dengan agama non Islam tidak bisa diregistrasi karena arahan dari PIC-nya ya terimakasih," kata pria dalam video tersebut.

hoaks video muhammadiyah terkait ktp non muslim tak bisa ikut vaksin
Istimewa

Penelusuran

Hasil penelusuran Cek Fakta merdeka.com, Muhammadiyah melalui situs resminya memberikan klarifikasi terkait video beredar. Menurut Ketua Divisi Komunikasi Informasi Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Budi Santoso, bahwa isi video tersebut sama sekali tidak benar.

Kegiatan vaksinasi tersebut sepenuhnya diselenggarakan oleh pihak Kementerian BUMN, sedangkan Muhammadiyah sebatas sebagai mitra layanan vaksinasi. Personel menjadi pemandu dalam kegiatan tersebut juga bukan dari Muhammadiyah.

Budi menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut MCCC diberi mandat untuk mengorganisir warga Muhammadiyah di DKI untuk dilakukan vaksinasi.

"Pernyataan dalam video itu berasal dari panitia, sama sekali bukan dari MCCC Muhammadiyah. Sekali lagi yang mengumumkan dan menyatakan tidak akan meregistrasi dan melayani peserta ber KTP Non-Muslim, bukanlah dari tim Muhammadiyah," tegasnya.

Budi juga menegaskan bahwa Muhammadiyah konsisten dalam mengemban misi kemanusiaan secara inklusif untuk semua. Termasuk dalam melaksanakan program mengatasi Pandemi Covid-19 dan kegiatan vaksinasi murni untuk semua warga tanpa memandang suku, agama, ras, dan bahkan pilihan politik mana pun.

"Muhammadiyah terus aktif mengerahkan seluruh RS Muhammadiyah dan Aisyiyah se Indonesia untuk mensukseskan vaksinasi dan mengatasi pandemi Covid-19, serta terus berkomitmen hadir membantu masyarakat dari semua golongan tanpa diskriminasi," tutur Budi.

Kesimpulan

Video yang mengumumkan dan menyatakan tidak akan meregistrasi dan melayani peserta berKTP non-Muslim, bukanlah dari tim Muhammadiyah.

Kegiatan vaksinasi tersebut sepenuhnya diselenggarakan oleh pihak Kementerian BUMN, sedangkan Muhammadiyah sebatas sebagai mitra layanan vaksinasi. Personel yang menjadi pemandu dalam kegiatan tersebut juga bukan dari Muhammadiyah.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://muhammadiyah.or.id/tidak-benar-muhammadiyah-terkait-isu-registrasi-vaksinasi-berdasar-status-agama/ (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami