Cek Fakta: Jokowi Sebut Indonesia Kuasai Blok Mahakam, Rokan dan Freeport

CEK-FAKTA | 13 April 2019 21:37 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Dalam debat Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Sabtu (13/3), Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi mengklaim Pemerintah telah menguasai sumber daya alam migas mulai dari Blok Mahakam, Blok Rokan hingga Freeport.

"Kami ingin terus memperjuangkan kemandirian bangsa Indonesia. SDA sebelumnya dikelola asing bisa dikuasai negara. Seperti Blok Mahakam, Blok Rokan, dan Freeport. Kemandirian ini sangat penting karena dengan kemandirian ini ekonomi yang adil dan kesejahteraan masyarakat bisa kita lakukan," ujar Jokowi.

Bagaimana faktanya?

Blok Mahakam di Kalimantan Timur resmi dikelola perusahaan BUMN, PT Pertamina (Persero) mulai 1 Januari 2018. Sebelum diambil alih Pertamina, Blok Mahakam dikelola Total E&P Indonesie (TEPI) dan INPEX Corporation. TEPI dan Inpex telah mengelola Blok Mahakam selama 50 tahun.

Pada Juli 2018, pemerintah memutuskan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan yang memiliki luas wilayah 6.264 km2 dengan dua lapangan minyak terbesar, yakni Minas dan Duri. Sebelum diambil alih pemerintah, Blok Rokan dikelola PT Chevron Pacific Indonesia sejak tahun 1924. Kementerian ESDM memutuskan pengelolaan Blok Rokan pada tahun 2021 jatuh kepada Pertamina.

Terakhir, pada Desember 2018, Pemerintah mengambil alih 51 persen saham PT. Freeport Indonesia. Pengelolaannya diserahkan kepada PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum).

Baca juga:
Rasio Pajak Turun, Prabowo Sebut RI Hilang USD 60 Miliar per Tahun
Jokowi Janji Hilirisasi, Prabowo Tanya Kenapa Tak Dilakukan Selama Ini
Prabowo Nilai Indonesia Salah Jalan, Harus Belajar dari Tiongkok
Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi Beradu Gagasan di Debat Pamungkas
Isu Kesejahteraan Sosial, Jokowi Kenalkan Dewi Dedi, Sandi Siapkan 7 Langkah

(mdk/noe)