Cek Fakta: Jokowi Sebut Perputaran Uang di Industri Game Capai Rp 11 Triliun

CEK-FAKTA | 13 April 2019 21:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menyinggung perkembangan industri digital khususnya industri game di tanah air. Dalam pernyataannya, Jokowi menyebut bahwa perputaran uang di industri game sangat besar.

"Data yang saya punya pada 2017, perputaran uangnya mencapai Rp 11-12 triliun. Pertumbuhannya bisa mencapai 25-30 persen," ujar Jokowi dalam debat Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Sabtu (13/3).

Bagaimana faktanya?

Seperti dilansir Kompas.com, Deputi Akses Permodalan Asosiasi Games Indonesia (AGI) Cipto Adiguno mengatakan, dari survei yang dilakukan pada 2017 lalu, tercatat bahwa nilai industri game Tanah Air mencapai kisaran USD 800 juta atau sekitar Rp 11 triliun.

"Pertumbuhan nilai itu rata-rata 25 persen sampai 30 persen setahun. Jadi dalam 3 tahun saja bisa dibayangkan, kalau tumbuhnya terus ikut nilai rata-rata bisa gede banget, bisa Rp 24 triliun," ujar Cipto saat bincang dengan Kompas.com di AT&T Park, San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (20/3/2018).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan, dalam enam tahun terakhir, industri digital di Indonesia tumbuh antara 9,98 - 10,7 persen per tahun. Pertumbuhan industri ini dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Tahun 2019, industri digital nasional diproyeksikan tumbuh di atas 11 persen per tahun.

Baca juga:
Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi Beradu Gagasan di Debat Pamungkas
Isu Kesejahteraan Sosial, Jokowi Kenalkan Dewi Dedi, Sandi Siapkan 7 Langkah
Cek Fakta: Jokowi Sebut Indonesia Kuasai Blok Mahakam, Rokan dan Freeport
Rasio Pajak Turun, Prabowo Sebut RI Hilang USD 60 Miliar per Tahun
Jokowi Janji Hilirisasi, Prabowo Tanya Kenapa Tak Dilakukan Selama Ini
Kampanye Akbar Jokowi Berakhir, Sampah Berserakan di Sekitar GBK

(mdk/noe)