CEK FAKTA: Mitos Soal Corona, Benar atau Salah?

CEK FAKTA: Mitos Soal Corona, Benar atau Salah?
CEK-FAKTA | 16 Maret 2020 12:28 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Penyebaran virus corona atau Covid-19 kian meluas. Berdasarkan data dari John Hopkins University pada 13 Maret 2020, sudah ada 128.343 kasus Covid-19 di 116 negara. Total korban meninggal akibat infeksi virus ini mencapai 4.720 korban. Sedangkan yang dinyatakan sembuh berjumlah 68.324 orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sudah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Alasannya, karena virus tersebut telah menyebar semakin luas di seluruh dunia.

"Karena itu kami membuat penilaian bahwa Covid-19 dapat dikategorikan sebagai pandemi," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dilansir Xinhua, Kamis 12 Maret 2020.

Di tengah mewabahnya virus corona, informasi palsu atau bohong mengenai virus ini juga kian bermunculan. Agar tidak menjadi korban hoaks, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengenal dan mencegah penyebaran virus corona.

Berikut ini sejumlah mitos terkait pencegahan Virus Corona versi WHO yang dikutip dari who.int, Sabtu (14/03/2020):

1 dari 4 halaman

Virus Covid-19 Dapat Ditularkan di Daerah Beriklim Panas dan Lembab

Dari bukti sejauh ini, Covid-19 dapat ditularkan di semua area, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembab.

Apa pun iklimnya, lakukan tindakan perlindungan jika Anda tinggal di, atau bepergian ke area yang melaporkan Covid-19. Cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19 adalah dengan sering membersihkan tangan.

Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan Anda dan menghindari infeksi yang dapat terjadi saat menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.

2 dari 4 halaman

Cuaca Dingin dan Salju Tidak Bisa Membunuh Covid-19

Tidak ada alasan untuk percaya bahwa cuaca dingin dapat membunuh virus corona baru atau penyakit lainnya. Suhu tubuh manusia normal tetap sekitar 36,5 derajat celsius hingga 37 derajat celsius, terlepas dari suhu eksternal atau cuaca.

Cara paling efektif untuk melindungi diri Anda dari Covid-19 adalah dengan sering membersihkan tangan Anda dengan usapan berbasis alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air.

3 dari 4 halaman

Mandi Air Panas Tidak Mencegah Penyakit Covid-19

Mandi air panas tidak akan mencegah Anda untuk menangkap Covid-19. Suhu tubuh normal Anda tetap di sekitar 36,5 derajat celsius hingga 37 derajat celsius, terlepas dari suhu mandi atau tidak mandi.

Sebenarnya, mandi air panas dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membakar Anda. Cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19 adalah dengan sering membersihkan tangan.

Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan Anda dan menghindari infeksi yang dapat terjadi saat menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.

4 dari 4 halaman

Covid-19 Tidak Dapat Ditularkan Melalui Gigitan Nyamuk

Sampai saat ini belum ada informasi atau bukti yang menunjukkan bahwa coronavirus baru dapat ditularkan oleh nyamuk.

Covid-19 adalah virus pernapasan yang menyebar terutama melalui tetesan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau melalui tetesan air liur atau keluarnya cairan dari hidung.

Untuk melindungi diri Anda, sering-seringlah membersihkan tangan Anda dengan gosok berbasis alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air. Selain itu, hindari kontak dekat dengan siapa pun yang batuk dan bersin.

(mdk/dan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami