CEK FAKTA: Pengendara Motor Pingsan Diduga Karena Corona, Ini Faktanya

CEK FAKTA: Pengendara Motor Pingsan Diduga Karena Corona, Ini Faktanya
Pengendara Motor Pingsan Diduga Karena Corona. ©2020 Merdeka.com/ istimewa
CEK-FAKTA | 19 Maret 2020 12:35 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Video seorang pria pengendara sepeda motor tiba-tiba terkabar tak sadarkan diri di depan rumah makan Padang viral di media sosial.

Dalam video terdapat suara yang merekam mengatakan jika pria pingsan tersebut terkena virus corona dan meminta warga jangan menyentuh.

"Takutnya dia kena corona enggak ada yang berani tolong. Jangan disentuh, jangan disentuh," kata pria yang merekam video tersebut.

Penelusuran

Penelusuran Tim Cek Fakta merdeka.com, menemukan jika pria yang tak sadarkan diri rumah makan Padang tersebut karena penyakit epilepsinya kumat.

Seperti yang ditulis suara.com berjudul 'Sempat Diduga Kena COVID-19 sampai Jatuh dari Motor, Ternyata Ini Faktanya' yang menyebutkan jika kejadian tersebut di Jalan Blambangan Kuta Bali, Minggu (15/3/2020) sekira pikul 15.00 WITA.

Suara.com - Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan insiden seorang pria mendadak terjatuh dari sepeda motornya. Pria itu diduga terinfeksi virus corona setelah tiba-tiba tergeletak di pinggir jalan.

Belakangan diketahui, insiden tersebut terjadi di halaman parkir rumah makan Padang di Jalan Blambangan Kuta Bali, Minggu (15/3/2020) sekira pikul 15.00 WITA.

Iron, pemilik rumah makan Padang mengaku, kejadian tersebut sempat membuat warga setempat ketakutan sehingga tidak berani memberikan pertolongan.

"Setelah jatuh, dia kejang-kejang dan mulutnya berbusa sampai warga tidak berani menolong karena takut virus corona," ucap Iron seperti dikutip dari Beritabali.com -- jaringan Suara.com.

Melihat kondisi tersebut, seorang saksi lainnya sempat meminta bantuan kepada anggota Koramil yang berada di seberang warung.

Bahkan sampai mengundang anggota TNI untuk datang. Namun mereka tak berani menyentuh korban setelah melihat mulut korban berbusa.

Begitu pula dengan aparat kepolisian yang turut mendatangi lokasi kejadian. Polisi merasa ketakutan hingga tidak berani menyentuh korban.

Kepanikan warga itupun terjawab selang 15 menit kemudian, setelah pemotor Honda Scoopy tersebut sadar. Laki-laki itu mengaku tiba-tiba pingsan dan jatuh dari sepeda motor karena epilepsinya kumat.

"Dia bilang, sebelum terjatuh sebenarnya hendak berhenti. Tapi epilepsinya sudah kumat. Saya saja kaget tiba-tiba dia tarik gas motornya hingga menabrak motor yang terparkir," kata Iron.

Bahkan, menurut seorang saksi, korban yang diketahui hendak pergi ke Jimbaran itu langsung tancap gas dengan sepeda motornya setelah sadar.

Situs radarbali.jawapos.com berjudul 'Sempat Dikira Corona, Pria Kejang Depan Warung Padang Ternyata Ayan'.

DENPASAR-Video seorang pria pengendara motor yang tiba-tiba ambuk dan kejang-kejang, di depan warung nasi padang, di Jalan Blambangan, Kuta, Badung, Bali, sempat viral di media social.
Heboh karena pria yang mengalami kejang dan jatuh dari atas sepeda motor Honda Scoopy seberang Koramil Koramil Kuta 1611-03 sempat dikaitkan dan dikira penderita corona.

Bahkan, sesuai rekaman video, banyak warga yang takut untuk menolong dan menyentuh pria yang sudah dalam keadaan terjatuh dan kejang-kejang di tanah.

Bahkan, si perekam video juga terdengar permintaan agar warga tidak menyentuh pria sudah dalam keadaan kejang-kejang.

Terkait video viral, radarbali.id pun sempat melakukan konfirmasi di TKP.

Dari penuturan salah satu warga di TKP, kejadian berawal dari korban yan belum diketahui identitasnya mengendarai Honda Scoopy.

Korban mendadak berhenti di depan warung Nasi Padang karena mengeluh pusing.

"Katanya dia itu pusing terus berhenti ternyata nabrak terus jatuh. Nabrak motor yang disitu (motor yang parkir) terus kita laporin ke Koramil gak ada yang berani dekat-dekat," terangnya salah satu saksi ibu-ibu saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (16/3).

Kemudian warga menghubungi pihak kepolisian, lalu menghubungi ambulans untuk segera mengevakuasi korban.

"Dia kejang-kejang gitu terus keluar busa. Tidak lama kemudian, dia lalu sadar. Kemudian dia bilang sendiri bilang kalau dia itu epilepsy (ayan)," ujarnya.

Sementara itu, saksi lainnya, yakni Iron, yang merupakan pemilik warung nasi Padang tempat korban ambruk, mengatakan pihaknya dan beberapa orang di sekitar lokasi memang sempat takut untuk menolong dan mendekati korban

"Berselang 10 menit sampai 15 menit sadar orang itu sendiri. Orang kan takut karena situasi seperti ini (wabah virus corona). Begitu sadar saya deketin tanya terus dia bilang punya riwayat epilepsi," tukas Iron.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan jika seorang pria yang pingsan karena virus corona salah atau hoaks. Pria tersebut pingsan karena penyakitnya epilepsinya kambuh. (mdk/dan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami