CEK FAKTA: Tidak Benar Kabar Pemerintah Pecat Jutaan PNS

CEK FAKTA: Tidak Benar Kabar Pemerintah Pecat Jutaan PNS
CEK-FAKTA | 10 Juli 2020 11:59 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Informasi jutaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dipecat beredar di media sosial. Tak hanya itu saja, informasi tersebut juga mengatakan bahwa Tenaga Kerja Asing (TKA) China dilancarkan masuk ke Indonesia.

unggahan facebook tentang pemecatan pns

Facebook

"PENERIMAAN CPNS DI HENTIKAN SELAMA 5 TAHUN, 1,6 JUTA PNS DI PECAT, TKA CHINA DI BUATKAN OMNIBUS LAW AGAR LANCAR MASUKNYA ....
NEGARA APA INI, NEGARA UNTUK SIAPA? PEMIMPIN INI MEMIMPIN ATAS PERINTAH & PETUNJUK SIAPA ?"

Penelusuran

Informasi terkait pemecatan PNS dijelaskan dalam artikel Liputan6 berjudul "Menteri PANRB Bantah akan Pecat 1,6 Juta PNS, Ini Penjelasannya" pada 8 Juli 2020.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyangkal akan melakukan pemecatan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dalam upaya menjalankan reformasi birokrasi.

Menurut dia, secara aturan PNS tidak mungkin diberhentikan paksa kecuali dirinya sendiri yang meminta atau pensiun.

"Tidak ada rencana pemberhentian. ASN berhenti kalau pensiun, berhalangan, mundur. Kan tidak mungkin diberhentikan," tegas Tjahjo kepada Liputan6.com, Rabu (8/7/2020).

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI pada Senin (6/7/2020) lalu, Tjahjo sempat mengutarakan ada 20 persen PNS bagian administrasi dari total 4,3 juta lebih ASN yang bakal diberhentikan.

Saat dikonfirmasi, Tjahjo mengatakan, maksud pemberhentian tersebut bukan berarti menyudahi kontrak 1,6 juta PNS. Makna tidak produktif itu merujuk pada posisi 20 persen ASN tersebut yang duduk sebagai tenaga administrasi.

Disebutkan Tjahjo bahwa pemerintah ingin meningkatkan produktivitas para PNS. Salah satunya dengan menghentikan perekrutan orang untuk posisi tenaga administrasi seperti yang dilakukan di CPNS 2019.

"Pengertiannya tidak diberhentikan begitu. Ada proses seleksi intern karena 1,6 juta PNS tersebut adalah kapasitas tenaga administrasi, kan tidak mungkin duduk di posisi tertentu," pungkas Tjahjo.

Kesimpulan

Informasi sebanyak 1,6 juta PNS akan dipecat adalah tidak benar. Secara aturan PNS tidak mungkin diberhentikan paksa kecuali dirinya sendiri yang meminta atau pensiun.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami