CEK FAKTA: Tidak Benar Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu

CEK FAKTA: Tidak Benar Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu
CEK-FAKTA | 21 Mei 2020 14:26 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Beredar informasi terkait klaim rapid test virus corona Covid-19 di Bandara Seoekarno-Hatta dikenai biaya sebesar Rp 550.000;

Informasi tersebut diunggah akun Twitter @Isema13 pada 13 Mei 2020. Dengan narasi sebagai berikut:

Sebelum chek in bayar rapid tes dl Rp 550.000, tanpa terkecualiā€¦ Waoo bisnis baru di bandara.. Halo @kemenhub151 Benarkah ini?

tidak benar rapid test di bandara soekarno hatta bayar rp550 ribu

Ā©2020 Merdeka.com/ Turnbackhoax

Penelusuran

Cek Fakta Merdeka.com menelusuri klaim rapit test di Bandara Soekarno-Hatta dibandrol dengan harga Rp550.000. Dikutip dari Kompas.com dalam artikel berjudul "KKP Bandara Soekarno-Hatta: Tes Cepat Virus Corona Gratis Hanya untuk WNI yang Repatriasi"

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf menegaskan tes cepat (rapid test) virus corona dan pelayanan pemeriksaan kesehatan di Soekarno-Hatta tidak dikenakan biaya alias gratis.

Namun ia menyebutkan layanan tersebut hanya untuk WNI yang pulang dari luar negeri atau repatriasi.

"Adapun penumpang yang domestik mereka harus tes di luar bandara, artinya dari rumah sakit," kata Anas saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, seperti dilansir dari Tirto.id dalam artikel berjudul "Klarifikasi Video Viral, Soetta: Rapid Test untuk Penumpang Gratis"

Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga menegaskan "kami tidak [menyediakan] pemeriksaan rapid test terkait keberangkatan."

Ia juga mengatakan peristiwa tersebut "tidak terjadi di Bandara Soekarno Hatta, itu juga tidak terjadi di Bandara AP II."

Menurutnya Soetta hanya memberi tiga syarat bagi penumpang keberangkatan: tiket pesawat, surat tugas yang menyatakan boleh bepergian, serta surat hasil tes yang membuktikan yang bersangkutan negatif COVID-19.

Berkas yang disebut terakhir dapat berupa berkas hasil swab test, rapid test, maupun PCR. Febri mengatakan Soetta hanya menyediakan fasilitas rapid test untuk kedatangan. Itu pun tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Penumpang WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri ada rapid test gratis," tegasnya. Rapid test diberikan dalam rangka mencegah imported cases COVID-19.

Kesimpulan

Klaim rapit test di Bandara Soekarno-Hatta bayar Rp550 ribu tidak benar. Pihak bandara Soetta hanya menyediakan fasilitas rapid test untuk kedatangan WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri. Itu pun tanpa dipungut biaya alias gratis.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami