CEK FAKTA: Tidak Benar Wapres Minta Warga Ikhlaskan Dana Haji agar Masuk Surga

CEK FAKTA: Tidak Benar Wapres Minta Warga Ikhlaskan Dana Haji agar Masuk Surga
CEK-FAKTA | 11 Juni 2020 12:14 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Beredar tangkapan layar berasal dari artikel vivanews.com yang berjudul "Wapres Ikhlaskan Saja Dana Haji Di Pakai Pemerintah Biar Kalian Masuk Surga", yang diunggah akun Facebook Anggita Manzi, pada 7 Juni 2020.

Unggahan tersebut bernarasi;

"Duh...kl gini salah siapa???"

Pada tangkapan layar artikel tersebut ditambahkan keterangan, "Dengerin Noh Kalau Simbah Ngomong Buat Yang Punya Dana Haji Dan Ndak Bisa Berangkat Ke Tanah Suci Ikhlaskan Saja Dana Hajinya Di Pakai Pemerintah Tiket Surga Sudah Kalian Genggam Di Tangan."

tidak benar wapres minta warga ikhlaskan dana haji agar masuk surga

©2020 Liputan6

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri klaim Wapres minta warga ikglaskan dana haji agar masuk surga.

Dikutip dari vivanews.com dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Wapres Minta Warga Ikhlaskan Dana Haji agar Masuk Surga" foto tangkapan layar merupakan hasil suntingan atau editan.

Penelusuran melalui indeks pencarian artikel pada resmi Viva.co.id pada tanggal dan jam yang sama ditemukan artikel asli yang berjudul “Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma’ruf Amin ‘Hilang Ditelan Bumi'” dimuat pada 5 Juni 2020.

tidak benar wapres minta warga ikhlaskan dana haji agar masuk surga

Berikut isi artikelnya:

VIVA – Indonesia masih menghadapi pandemi COVID-19, meski pemerintah gencar menyiapkan tatanan baru atau new normal, namun kasus COVID-19 masih mengalami kenaikan.

Positif COVID-19 di Indonesia hingga Kamis, 4 Juni 2020 tercatat mengalami kenaikan sebanyak 585 kasus. Sehingga total kasus positif di tanah air mencapai 28.818 kasus.

"Hari ini spesimen yang diperiksa sebanyak 13. 206 spesimen baik melalui real time PCR dan tes cepat molekuler. Sehingga total spesimen yang diperiksa ada sebanyak 367.640 spesimen. Dari pemeriksaan kita dapatkan kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 585 orang sehingga menjadi 28.818 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Gedung BNPB Jakarta Timur, Kamis 4 Juni 2020.

Pasien sembuh di tanah air mengalami penambahan sebanyak 486 pasien. Sehingga total pasien sembuh dari virus ini sebanyak 8.892 pasien.

Sedangkan untuk kasus kematian juga dilaporkan mengalami penambahan sebanyak 23 kasus. Sehingga total kasus kematian dilaporkan sebanyak 1.721 kasus. Di sisi lain jumlah akumulasi dari ODP di tanah air sebanyak 47.373 orang.

Sedangkan untuk jumlah akumulasi PDP di tanah air sebanyak 13. 416 yang mana sebagain besar sudah selesai dipantau.

"Kesadaran masyarakat mulai menyadari untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Sudah mampu mematuhi ketentuan menjaga jarak, menggunakan masker, mulai sadar tidak ada untungnya berkerumun," ucap Yuri.

Belakangan, diketahui yang kerap muncul ke publik adalah Presiden Joko Widodo. Ia bahkan beberapa waktu lalu memantau persiapan penerapan new normal, salah satunya ke Mal Summarecon Bekasi.

Kesimpulan

Klaim tangkapan layar Wapres minta ikhlaskan dana haji agar masuk surga yang dimuat situs vivanews.com adalah salah.

Faktanya judul artikel tersebut merupakan editan dengan judul aslinya "Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma'ruf Amin 'Hilang Ditelan Bumi'".

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami