CEK FAKTA: Tidak Benar Warga Mudik Lewat Jalur Sungai Ambawang

CEK FAKTA: Tidak Benar Warga Mudik Lewat Jalur Sungai Ambawang
Tidak Benar Warga Mudik Lewat Jalur Sungai Ambawang. Istimewa
CEK-FAKTA | 13 Mei 2021 12:05 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Beredar video yang memperlihatkan sebuah kapal yang dipadati penumpang yang sedang berlayar menyusuri sungai. Video tersebut diklaim menunjukkan pemudik yang lewat Sungai Ambawang di Kalimantan Barat saat larangan pulang kampung Lebaran 2021.

Video tersebut bernarasi:

"Mudik lewat jalur sungai."

tidak benar warga mudik lewat jalur sungai ambawang
Istimewa

Penelusuran

Hasil penelusuran, video yang diklaim pemudik lewat Sungai Ambawang adalah tidak benar. Video identik dengan kualitas yang lebih baik pernah diunggah ke YouTube oleh kanal Tebegaya Tampan pada 27 November 2013 dengan judul “Journey To Sungai Ambawang 6”. Video ini memiliki durasi yang lebih panjang, yakni 1 menit 50 detik.

Dalam video tersebut, tidak ada pula backsound berupa lagu seperti yang terdengar dalam video yang beredar.

Kanal ini pun mengunggah video-video lainnya yang memperlihatkan perjalanan si perekam video tersebut ke Sungai Ambawang. Terdapat sembilan video terkait Sungai Ambawang yang diunggah oleh kanal itu, yang berjudul "Journey To Sungai Ambawang 1" sampai "Journey To Sungai Ambawang 9".

Dikutip dari Viva.co.id, alat transportasi utama masyarakat pesisir Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, termasuk yang tinggal di Kecamatan Sungai Ambawang, adalah motor kelotok atau motor tambang. Panjang motor kelotok sekitar 30 meter dan memiliki lebar 4 meter. Alat transportasi ini umumnya digerakkan mesin diesel.

Alat transportasi motor tambang atau motor kelotok ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Transportasi air ini hingga sekarang masih menjadi andalan warga yang tinggal di pesisir Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, baik sebagai jasa angkutan orang dan barang.

Warga yang tinggal di wilayah pesisir lebih memilih menggunakan jasa transportasi air lantaran belum semua pengerjaan rabat beton jalan darat tuntas, sehingga masih ada becek di sana-sini. Ketika musim hujan, jalan akan berlumpur parah dan, ketika musim kemarau, akan berdebu.

Kesimpulan

Pemudik lewat Sungai Ambawang adalah tidak benar. Faktanya, itu video lama yang pernah diunggah pada 27 November 2013 dan tidak ada kaitannya dengan mudik lebaran.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.youtube.com/watch?v=5lYRNke7Fcg
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1366/keliru-klaim-ini-video-pemudik-gunakan-sungai-ambawang-saat-larangan-pulang-kampung (mdk/lia)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami