Gubernur Papua Bantah Bupati Nduga Diculik

CEK-FAKTA | 5 April 2019 13:44 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Bupati Nduga Yairus Gwijangge dikabarkan diculik usai menemui jajaran Kodam XVII/Cendrawasih, membahas kondisi keamanan. Isu penculikan tersebut menjadi ramai di media sosial sejak Rabu (3/4). Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan isu tersebut merupakan berita bohong.

"Kenapa bupati harus diculik, dia merupakan bagian dari pemerintah," kata Lukas kepada Antara di Jayapura, Jumat (5/4).

Senada dengan Lukas Enembe, Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakti (PWY) Kolonel Inf J Binsar P Sianipar mengatakan pihaknya menegaskan isu penculikan Bupati Nduga tidak benar.

"Sudah diklarifikasi oleh pihak Kodam XVII/Cenderawasih, bahwa berita dan isu penculikan Bupati Nduga tersebut adalah tidak benar," katanya.

Menurut Danrem Binsar, yang benar kejadiannya adalah pada Selasa (2/4) bersilaturahmi ke jajaran Kodam XVII/Cenderawasih menemui Kapendam untuk membicarakan berbagai hal termasuk kondisi di Kabupaten Nduga.

"Kemudian kami mengklarifikasi pernyataan Bupati Nduga yang meminta penarikan pasukan di wilayahnya, dan menjelaskan alasannya, di mana setelah ke Kodam XVII/Cenderawasih juga dilanjutkan ke Korem 172/PWY," ujarnya.

Dia menjelaskan selanjutnya pada Rabu (3/4), masih sempat bertemu dengan pihaknya sehingga tidak benar jika ada isu penculikan Bupati Nduga.

"Kami akan membuat laporan polisi mengenai penyebaran isu penculikan Bupati Nduga yang dilakukan oleh TNI, karena jika dibiarkan dapat merugikan nama baik orang maupun institusi," katanya lagi.

(mdk/cob)