Polisi pastikan kabar penemuan bom pipa di Semarang hoaks

CEK-FAKTA | 19 Mei 2018 16:29 Reporter : Dian Ade Permana

Merdeka.com - Kabar yang beredar terkait penemuan bom di wilayah Polsek Ngaliyan dibantah Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji. Menurutnya, pesan yang beredar melalui WhatsApp tersebut tidak benar dan masuk dalam kategori hoaks.

"Saya dan jajaran Polrestabes Semarang meminta agar masyarakat tidak langsung percaya terhadap berita yang ada di media sosial. Kalau belum tahu kebenarannya, kami minta tidak langsung dishare atau dibagikan," jelasnya, Sabtu (19/5).

Abiyoso mengungkapkan, beberapa hari lalu memang ada penemuan paket yang mencurigakan. "Namun kami nyatakan itu bukan bom, melainkan hanya baterai dan powerbank," ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa foto orang yang disertakan dalam pesan hoaks tersebut bukanlah teroris. "Malahan orang tersebut adalah yang menemukan dan melapor ke polisi," paparnya. Sementara foto sejumlah bom paralon atau pipa, bukan foto yang ada di Polsek Ngaliyan.

Sebelumnya, beredar pesan berisi sebagai berikut:

IJIN MELAPORKAN:. Telah tertangkap seorang laki2 yg bertingkah mencurigakan di sekitaran jl Ngaliyan SMG.Dan stlh diinterogasi dan diperiksa ditemukan sejumlah brg bawaan berupa bom rakitan,timer dan sejumlah brg lainnya yg siap diledakkan.saat ini yg bersangkutan tlh dibawa ke Polrestabes SMG u/diperiksa lbh lanjut.mhn sll waspadai lingkungan disekitar anda demi keamanan bersama. DUMP.

Bersama pesan tersebut, dikirimkan foto seorang pria, KTP, dan beberapa foto bom pipa rakitan dalam wadah. (mdk/bal)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.