10 Penembakan Paling Mematikan AS, Empat Terjadi di Texas

DUNIA | 5 Agustus 2019 07:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penembakan massal di Walmart El Paso, Texas pada Sabtu (3/8) pagi waktu setempat, menambah deretan peristiwa mematikan dalam sejarah modern Amerika. Selain El Paso, setidaknya ada tiga peristiwa penembakan paling mematikan yang terjadi di wilayah Texas. Berikut daftar 10 peristiwa paling mematikan yang terjadi di Amerika, seperti dirangkum CNN.

Universitas Texas, Texas

1 Agustus 1966, Mantan marinir AS, Charles J. Whitman membunuh 16 orang di Universitas Texas, Austin, Texas. Selain menyebabkan 16 korban jiwa, tercatat setidaknya 30 orang mengalami luka-luka. Polisi kemudian menembak mati pelaku dalam proses penangkapan di lokasi kejadian. Dilaporkan sebelum melakukan penembakan, pelaku telah lebih dulu membunuh istri dan ibu kandungnya.

McDonald's San Ysidro, California

18 Juli 1984, 21 orang yang terdiri dari anak-anak dan dewasa tewas dalam penembakan massal yang dilakukan di McDonald's San Ysidro, California. Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai James Huberty. Pria berusia 41 tahun itu tewas tertembak timah panas polisi, satu jam setelah melancarkan aksi brutalnya.

Kafetaria Luby, Texas

16 Oktober 1991, George Hennard, pria berusia 35 tahun menabrakkan truk pikapnya ke dinding Kafe Luby, Texas. Setelah merangsek masuk, Hennard menembak mati 23 orang dalam kafetaria tersebut sebelum akhirnya mengakhiri nyawanya sendiri.

Virginia Tech, Blacksburg

16 April 2007, Seung-Hui Cho, seorang mahasiswa berusia 23 tahun melakukan penembakan massal yang menewaskan 32 orang di dua lokasi berbeda. Cho juga melukai sejumlah orang di kampus Virginia Tech di Blaksburg. Setelah melancarkan aksinya, pelaku dikabarkan bunuh diri.

Sandy Hook, Newtown

14 Desember 2012, Adam Lanza masuk ke sekolah dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut dan menembaki puluhan siswa dan guru. Kejadian tersebut mengakibatkan 6 orang dewasa serta 20 siswa berusia 6 dan 7 tahun meninggal dunia. Pelaku kemudian bunuh diri setelah puas melakukan penembakan sadis tersebut.

Klub Pulse Night, Orlando

12 Juni 2016, Omar Saddiqui Mateen mengeksekusi ratusan orang di Pulse, sebuah klub malam untuk komunitas homoseksual di Orlando. Dalam peristiwa mematikan itu, 49 orang dinyatakan tewas, dan lebih dari 50 orang luka-luka. Polisi menembak mati pelaku dalam upaya penyelamatan korban yang tertahan di dalam klub.

Festival Musik Harvest, Las Vegas

1 Oktober 2017, seorang pria bersenjata membantai kerumunan orang dalam festival musik Route 91 Harvest di Las Vegas yang dihadiri lebih dari 20.000 orang. Pelaku diidentifikasi sebagai Setphen Paddock, pria berusia 64 tahun. Paddock membunuh 58 orang dan mengakibatkan lebih dari 500 orang terluka. Polisi meyakini, pelaku bunuh diri pasca melakukan penembakan massal dari lantai 32 resor dan kasino Teluk Mandalay.

Gereja Baptis Pertama Sutherland Springs, Texas

5 November 2017, Seorang pria bersenjata memasuki sebuah gereja kecil di Texas dan membunuh 25 orang serta seorang bayi yang masih dalam kandungan. Pelaku bernama lengkap Devin Patrick Kelley ditemukan tewas dalam pengejaran singkat oleh pihak kepolisian. Namun, tidak diketahui pasti apakah pelaku itu tewas terbunuh atau bunuh diri.

Marjory Stoneman Douglas, Parkland

14 Februari 2018, 17 orang di SMA Marjory Stoneman Douglas, Parkland, Florida tewas di tangan mantan siswa sekolah tersebut. Pelaku diketahui dikeluarkan dari sekolah tersebut karena alasan kedisiplinan. Tak lama setelah penembakan mematikan itu, pelaku ditahan pihak kepolisian.

Walmart El Paso, Texas

3 Agustus 2019, Sebanyak 20 orang tewas dalam penembakan di Walmart wilayah El Paso, Texas. Saat kejadian, dikabarkan setidaknya ada 3000 pengunjung dan 100 pegawai di lokasi tersebut.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita (mdk/pan)

Baca juga:
Penembakan Kembali Terjadi di Ohio, Sembilan Orang dan Pelaku Tewas
Penembakan di Mal Dekat Perbatasan AS-Meksiko Tewaskan 20 Orang
Polisi Belum Berhasil Ungkap Motif Penembakan di Festival Makanan California
Empat Orang Tewas dalam Penembakan di Festival Makanan California
Penembakan di California Lukai 11 Orang, Pelaku Masih Bebas
Penembakan Mal di San Fransisco, Empat Orang Terluka

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.