1.000 Senjata Api Ditemukan di Rumah Mewah Los Angeles

DUNIA | 10 Mei 2019 16:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penegak hukum di Los Angeles, California, Amerika Serikat, menyita lebih dari 1.000 pucuk senjata api (senpi) dari sebuah rumah megah (mansion) di Bel Air (di kaki Pegunungan Santa Monica) Rabu, (8/9). Penyitaan itu dilakukan setelah polisi menerima laporan anonim.

"Sumber itu menyebut bahwa seseorang yang tinggal di Holmby Hills, lingkungan mewah di Los Angeles, secara ilegal menjual senjata-senjata tersebut," kata juru bicara Departemen Kepolisian Los Angeles, Mike Lopez.

Los Angeles Police District (LAPD) dan Bureau of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosives (ATF) mengeksekusi surat perintah penggeledahan di rumah North Beverly Glen Boulevard dan menemukan gudang senjata rahasia.

"Mereka menangkap Girard Damien Saenz, pria paruh baya berusia 56 tahun yang diduga menjadi penghuni rumah megah tersebut," menurut seorang juru bicara LAPD yang dikutip dari Washington Post, Jumat (10/5).

Dilansir Liputan6.com, sejumlah media juga memuat gambar-gambar yang menampakkan tumpukan senjata api itu, termasuk ratusan senapan dan pistol, serta amunisi dan peralatan pabrik.

Letnan LAPD, Chris Ramirez, menyampaikan kepada wartawan "Saya belum pernah melihat begitu banyak senjata api dalam karir saya selama 31 tahun."

"Gudang senjata itu mengejutkan."

Sementara itu, juru bicara ATF, Ginger Colbrun, mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa agensi ini mencurigai Girard Damien Saenz telah melakukan transaksi senjata api ilegal di luar ruang lingkup lisensi senjata api federal yang dimiliki individu terkait.

Los Angeles Times melaporkan bahwa beberapa lokasi digeledah pada hari Rabu, selain rumah di Holmby Hills yang terletak di sebelah hunian para selebritas Hollywood seperti Aaron Spelling, Jay-Z hingga Beyoncé, juga Playboy Mansion.

Pada 2007, Small Arms Survey memperkirakan bahwa ada 650 juta senjata api yang dimiliki oleh warga sipil di berbagai negara di dunia. Ada kemungkinan, angka ini akan terus meningkat.

Alasan mereka mempunyai senjata api itu beragam, ada yang menyebut untuk keperluan olahraga, berburu, rekreasi, hingga keselamatan pribadi.

Di Jepang, misalnya, memiliki senjata api sama jarangnya seperti memiliki anjing yang memahami bahasa Latin. Sedangkan Uruguay menempati urutan ke-8 dunia untuk kepemilikan senjata api per kapita, tetapi negara ini masih memiliki kontrol yang terbatas.

Amerika Serikat menduduki posisi pertama sebagai negara di mana Anda dapat dengan mudah mendapatkan sepucuk senjata api.

Walaupun Konstitusi AS mungkin tidak secara spesifik melindungi hak Anda untuk menembak teroris, namun dewan ini akan melindungi hak Anda dalam hal kepemilikan senjata api. Itu artinya, Anda dapat secara efektif mempunyai senjata jenis apa pun yang Anda suka.

Asalkan Anda tidak tinggal di negara bagian dengan undang-undang senjata yang ketat, Anda mungkin dapat membawa senapan semi-otomatis Anda ke sebuah kafe dan ini tidak melanggar hukum.

AS memiliki budaya yang jauh berbeda dari negara mana pun. Lebih dari sepertiga populasi warga sipil di Negeri Paman Sam adalah pemilik senjata api.

Reporter: Afra Augesti (mdk/noe)

Baca juga:
Presiden Korsel: Korea Utara Luncurkan Dua Rudal Mungkin Bentuk Protes Terhadap AS
Rupiah Diprediksi Melemah Seiring Memanasnya Perang Dagang AS-China
Imbas Ancaman Kenaikan Tarif Produk oleh AS, China Siapkan Pembalasan
Gedung Putih Sambut Bebasnya Dua Wartawan Reuters dari Penjara Myanmar
Penembakan di Sekolah Colorado, 7 Siswa Luka-luka
Polisi dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Amerika Serikat

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.