16 Marinir AS Ditangkap atas Dugaan Narkoba dan Selundupkan Migran

DUNIA | 26 Juli 2019 15:46 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Pejabat militer Amerika Serikat hari ini mengatakan 16 marinir AS ditangkap kemarin di markas mereka di California Selatan atas dugaan pelanggaran narkoba dan penyelundupan migran tanpa dokumen di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Laman Reuters melaporkan, Jumat (26/7), menurut juru bicara, penangkapan 16 marinir di Camp Pendleton itu terpisah dari penyelidikan terhadap dua marinir yang ditangkap lebih dulu awal bulan ini atas tuduhan perdagangan orang. Mereka didakwa oleh jaksa federal di San Diego.

Juru bicara marinir Letnan Cameron Edinburgh mengatakan, kedua marinir yang ditangkap lebih dulu yakni Lance Corporals Byron Darnell Law II dan David Javier Salazar-Quintero juga bertugas di Camp Pendleton, sekitar 88 kilometer sebelah utara San Diego.

"Informasi yang diperoleh dari penyelidikan sebelumnya membuka jalan untuk serangkaian penangkapan berikutnya," kata Edinburgh kepada Reuters.

Selain 16 orang yang baru ditangkap kemarin, delapan lainnya ditahan untuk dimintai keterangan atas kasus pelanggaran narkoba.

Penangkapan teranyar itu terjadi di salah satu markas korps marinir terbesar di AS.

Baca juga:
Pemerintahan Trump Kembali Berlakukan Hukuman Mati di AS
Pertamina Gandeng Perusahaan Asal AS Tangani Kebocoran Migas di Laut Jabar
Kabul Minta Donald Trump Klarifikasi Omongannya Soal Perang Afghanistan
Lika-liku Perjalanan Senjata Buatan AS Jatuh ke Tangan Militan
Trump Sebut Modi Minta AS Jadi Penengah Konflik Kashmir, India Bantah
Dinilai Cuma Agenda Politik Trump, BI Yakinkan Gejolak Perang Dagang Hanya Sementara

(mdk/pan)