200 Mayat Ditemukan di Kuburan Massal ISIS di Suriah

DUNIA | 5 Juli 2019 18:15 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sejumlah aktivis dan pejabat lokal di Kota Raqqa, Suriah dua hari lalu mengatakan, telah ditemukan kuburan massal berisi sekitar 200 mayat yang di antaranya diduga dieksekusi oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kuburan massal di dekat Raqqa itu berisi lima jenazah berpakaian oranye, mirip seperti yang biasa dipakai tawanan ISIS saat dieksekusi.

"Mereka diikat dan ditembak kepalanya," kata Yassir al-Khamis dan Lembaga Pemantau Hak Asasi Suriah. Mayat-mayat itu diyakini dibunuh lebih dari dua tahun lalu.

Di makam itu juga ada tiga mayat perempuan yang diduga dibunuh karena dirajam.

"Tengkorak kepala mereka hancur dan menunjukkan tanda dirajam," kata pejabat lokal.

Khamis menuturkan dia dan timnya pertama kali menemukan kuburan massal itu bulan lalu di sebelah selatan Raqqa, bekas ibu kota ISIS. Ada sekitar 800 mayat di dalam kuburan massal itu.

Kantor berita AFP melaporkan, penemuan kuburan massal itu bisa membantu penemuan puluhan ribu orang yang nasibnya belum diketahui hingga ini, termasuk para orang asing yang ditahan ISIS.

ISIS menguasai Kota Raqqa pada awal 2014 dan menjadikan kota itu sebagai ibu kota kekhalifahan.

Februari lalu tim penggali menemukan sebuah kuburan massal yang menyimpan 3.500 mayat di al-Fukheikha daerah perkebunan di pinggiran Raqqa.

Baca juga:
Dua Warga Jepang Ditangkap Diduga Bergabung ISIS
Kelompok Bersenjata Serang Kamp Militer di Niger, 18 Orang Tewas
Fakta-Fakta Penembakan di Depan Masjid Prancis
Pengadilan Irak Vonis Perempuan Indonesia Penjara 15 Tahun karena Gabung ISIS
Kesaksian Mengerikan Para Korban Perbudakan Seks ISIS
Hati-Hati Begini Cara ISIS Rekrut WNI, Jangan Sampai Tergoda

(mdk/pan)