21 Juta Pengguna Ponsel di China Lenyap, Angka Kematian Sebenarnya karena Corona?

21 Juta Pengguna Ponsel di China Lenyap, Angka Kematian Sebenarnya karena Corona?
Momen Bahagia Para Awak Medis Bebas Tugas di Wuhan. ©2020 Merdeka.com
DUNIA | 1 April 2020 08:03 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Harian The Epoch Times melaporkan ada 21 juta pengguna ponsel di China tiba-tiba lenyap atau tidak aktif dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu memicu dugaan korban meninggal karena pandemi corona di China jauh lebih tinggi dari angka yang dilaporkan pemerintah selama ini.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China pada 19 Maret lalu merilis data statistik terbaru pengguna ponsel di setiap provinsi di Negeri Tirai Bambu pada Februari 2020.

Dibandingkan data pada pengumuman statistik sebelumnya yang dirilis 18 Desember 2019 untuk periode November 2019, angka pengguna ponsel anjlok sangat besar.

Angka pengguna ponsel merosot dari 1.601 miliar menjadi 1,51 miliar, turun 21 juta.

"Rezim China mewajibkan semua warga memakai ponsel mereka untuk mendapatkan kode kesehatan. Hanya mereka yang memiliki kode kesehatan hijau dibolehkan bepergian di dalam negeri saat ini. Mustahil bagi seseorang untuk menghapus akun ponselnya," kata Tang Jingyuan, pengamat China di Amerika Serikat kepada The Epoch Times 21 Maret lalu, seperti dilansir laman Al Arabiya, Selasa (31/3).

Baca Selanjutnya: Kode Kesehatan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami