4 Fakta Sosok Seare, Jenderal Militer Ethiopia Ditembak karena Cegah Kudeta

DUNIA | 25 Juni 2019 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Upaya kudeta terjadi di Amhara, Ethiopia, Minggu 23 Juni 2019. Ada banyak orang penting yang tewas dalam upaya kudeta itu, salah satunya Gubernur Amhara, Ambachew Mekonnen dan Kepala Staf Militer Ethiopia, Jenderal Seare Mekonnen.

Diduga upaya kudeta ini berkaitan dengan konflik etnis dan politik yang telah melanda Amhara, serta ketegangan antara faksi angkatan bersenjata Ethiopia.

Diketahui Jenderal Seare Mekonnen tewas saat berupaya mencegah percobaan kudeta di Amhara. Seperti apa sosok Jenderal Seare Mekonnen?

1 dari 4 halaman

Jenderal Seare Dikenal Sebagai Militer Tangguh

Jenderal Seare Mekonen ditunjuk sebagai Kepala Staf Militer Ethiopia oleh Perdana Menteri Abiy Ahmed pada 7 Juni 2018. Jenderal Seare menggantikan Jenderal Samora Muhammad Yunis, yang sudah memegang jabatan itu selama 17 tahun.

Jenderal Seare dikenal sebagai pendukung hubungan sipil dan militer. Menurut salah satu anggota pendiri TPLF, Aregawi Berhe, Jenderal Seare memiliki kesetiaan yang lebih besar pada prinsip-prinsip konstitusional daripada kepada individu.

“Dia adalah pria militer yang tangguh, berpandangan jauh dan tak tergoyahkan. Saya pikir dia adalah pilihan yang baik dan dia bisa berkontribusi banyak bagi negara,” kata Aregawi.

2 dari 4 halaman

Pernah Ikut dalam Pemberontakan Komunis Ethiopia

Menurut situs Ethiopia Observer, Seare pernah berpartisipasi dalam pemberontakan melawan Derg (junta militer komunis yang berkuasa di Ethiopia) dan juga perang dengan negara Eritrea dari tahun 1998 hingga 2000.

Seare pernah menjabat sebagai kepala Komando Utara dan departemen pendidikan dan pelatihan militer Ethiopia.

3 dari 4 halaman

Dibunuh oleh Pengawalnya

Jenderal Seare diketahui ditembak oleh pengawalnya sendiri saat ada upaya kudeta di Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (23/6). PM Abiy Ahmed menjelaskan Jenderal Seare tewas ditembak saat berusaha mencegah upaya kudeta terhadap pemerintah di Amhara, Ethiopia Utara.

Selain Jenderal Seare, Gubernur Amhara, Ambachew Mekonnen juga tewas dalam insiden upaya kudeta tersebut.

4 dari 4 halaman

Upaya Kudeta Buntut dari Konflik Komunal ke Politik

Konflik komunal telah lama terjadi di Amhara dan beberapa wilayah di Ethiopia, dengan perseteruan dikabarkan merembet hingga ke ranah politik.

Kekerasan antara suku Amhara dan Gumuz menyebabkan puluhan orang tewas bulan lalu di Amhara dan wilayah tetangganya, Benishangul Gumuz. Kekerasan etnis, biasanya dipicu oleh sengketa tanah, telah menyebabkan hampir tiga juta orang mengungsi di Ethiopia.

Masalah lain yang harus dihadapi perdana menteri adalah ketegangan di dalam militer.

Sejak memerintah, PM Abiy Ahmed berupaya untuk menghentikan represi politik peninggalan rezim sebelumnya dengan membebaskan para tapol, mencabut larangan terhadap sejumlah parpol nasional dan daerah, serta mengejar dakwaan kepada pejabat serta eks-pejabat yang dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Namun, kebijakan itu diduga memicu konflik komunal yang telah mengakar lama kembali mencuat di Ethiopia.

Partai yang berkuasa di Amhara menuduh eks-kepala militer negara bagian tersebut sebagai dalang kudeta. Figur itu diketahui sebagai salah satu tapol yang dibebaskan dari penjara saat PM Ahmed berkuasa. (mdk/has)

Baca juga:
Upaya Kudeta Diduga Terjadi di Ethiopia, Gubernur dan Kastaf Militer Tewas
Setengah Jam Usai Melahirkan, Perempuan Ethiopia Ini Ikut Ujian Sekolah
14 Negara Pemberi Upah Buruh Tekstil Terendah di Dunia, Termasuk Indonesia
Duka Ayah Pilot Pesawat Ethiopian Airlines
KNKT Tawarkan Ethiopia Kerjasama Investigasi Kecelakaan Boeing 737 Max 8
Penyelidik Temukan Ada Kesamaan Kecelakaan Ethiopian Airlines dan Lion Air JT 610