4 Kasus operasi plastik yang berujung tragis

DUNIA | 5 Oktober 2018 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Melakukan operasi plastik memang penuh risiko. Akan ada dua kemungkinan, operasi plastik tersebut berhasil atau tidak berhasil. Jika berhasil, penampilan mereka akan semakin sempurna. Namun jika gagal, maka nyawa taruhannya. Karena setiap prosedur yang dilakukan saat operasi plastik sangat berbahaya.

Berikut beberapa korban yang mengalami kegagalan operasi plastik yang berujung tragis:

1 dari 4 halaman

Mantan istri bek Manchester City

Mantan Istri Bek Manchester City. ©2018 Merdeka.com/Istimewa

Mantan istri Colin Hendry, Denise, meninggal dunia pada usia 43 tahun usai melakukan operasi sedot lemak, Mei 2009. Padahal operasi sedot lemak ini bukanlah hal baru untuk dia. Denis diketahui menjalani operasi ini sebanyak 20 kali sejak 2002.

Pada operasi sedot lemak terakhir, ia terkena infeksi. Ia nekat melakukan operasi tersebut agar tak malu saat mengenakan bikini.

"Saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa dia. Namun, kami adalah keluarga yang kuat. Kami akan melakukannya demi Denise," kata Hendry.

2 dari 4 halaman

Dokter gigi yang ingin mengubah bentuk rahang

Ilustrasi operasi plastik. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/aslysun

Wanita yang berprofesi sebagai dokter gigi, Maria D tewas usai melakukan operasi plastik untuk memperbesar dagu dan giginya. Menurut Komite Investigasi Rusia, Maria mendaftar untuk operasi di sebuah klinik di Volgograd, Rusia, dan ditangani oleh dokter bedah Marsello Ntire.

Selama operasi, ia diberi beberapa suntikan. Kemudian salah satu suntikan membuat ia kejang-kejang. Dokter bedah waktu itu langsung memanggil ambulan.

Sambil menunggu ambulans tiba, prosedur penyelamatan pun dilakukan. Tapi wanita tersebut tak berhasil diselamatkan. Pasien meninggal di meja operasi.

3 dari 4 halaman

Ratu kecantikan meninggal setelah sedot lemak

Catherine Cando. ©2018 Merdeka.com/Istimewa

Catherine Cando (19), seorang ratu kecantikan dari Duran, Ekuador, tewas usai menjalani operasi sedot lemak. Operasi tersebut merupakan hadiah setelah ia memenangi gelar Queen of Duran pada Oktober 2014. Ia menggunakan hadiah ini setelah tiga hari memenangkan gelar itu. Namun itu bukan dari diri dia, melainkan bujukan dari orang lain. Bahkan sebenarnya, Cando ingin memberikan treatment itu sebagai hadiah untuk orang lain.

"Sebelum menjalani operasi, ia kerap dibujuk banyak ahli bedah. Tapi kala itu pendiriannya keras, dan terus berkata: tidak," ujar kakak laki-laki Cando, Daniel Zavala.

Kini sang ratu kecantikan sudah tiada. Ahli bedah yang melakukan prosedur gagal itu dilaporkan telah ditangkap. Dengan tuduhan melakukan kelalaian yang menyebabkan pasien meninggal di meja operasi selama prosedur sedot lemak.

4 dari 4 halaman

Lilian Calixto tewas karena kesalahan dokter

Lilian Calixto. ©2018 Merdeka.com/Istimewa

Lilian Calixto tewas usai melakukan operasi bokong yang dilakukan ahli bedah dr. Denis Furtado atau dr. BumBum. Usahanya untuk tampil cantik langsung luntur karena kelalaian sang dokter.

Dokter BumBum salah menyuntikkan suntik filter. Dia tak sengaja menyuntikkan di area arteri, yang menyebabkan pembentukan gumpalan yang pecah di jantung. Setelah disuntik filter itulah, Lilian merasa sesak napas. (mdk/has)

Baca juga:
Naik 10 kg, Goo Hye Sun dikira hamil dan lakukan operasi plastik
Setelah Namjoo, kini Naeun A Pink diduga lakukan operasi plastik
Soal tuduhan oplas, ini jawaban Bunga Zainal
Cynthiara Alona bicara tentang perubahan bibirnya serta akui lakukan operasi plastik
4 Penyiksaan yang rela dialami wanita demi terlihat cantik
Veranda eks JKT48 takut lakukan operasi plastik, apa alasannya?